Nasional

KPK Telusuri Aliran Dana 8 Tersangka Kasus Korupsi Kemenaker

KPK Telusuri Aliran Dana 8 Tersangka Kasus Korupsi Kemenaker
Kantor KPK/Sumber Foto: dok Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan sosok dan identitas 8 tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) di Kementerian Ketenagakerjaan 2019—2023. Adapun delapan nama itu, antara lain berinisial SH, HYT, WP, DA, GW, PCW, JS, dan AE. “SH adalah Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja,” kata Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK Budi Sukmo Wibowo di Jakarta, Kamis, (5/6/2025).

Dalam kasus tersebut, KPK telah menyita 13 kendaraan yang terdiri atas 11 unit mobil dan dua unit motor dari penggeledahan selama 20—23 Mei 2025. KPK kemudian menyita Rp300 juta hingga sejumlah dokumen saat menggeledah dua kantor agen pengurusan TKA, dan satu rumah ASN Kemenaker pada 27 Mei 2025. KPK juga menyita Rp1,9 miliar dari salah satu tersangka kasus tersebut pada 4 Juni 2025.

Lebih jauh Budi lantas menjelaskan bahwa HYT merupakan Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing yang kemudian menjabat sebagai Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker. “Saudara WP selaku Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing, dan saudari DA selaku Koordinator Uji Kelayakan Pengesahan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kemenaker,” terangnya lagi.

Selanjutnya GW merupakan Kepala Subdirektorat Maritim dan Pertanian Ditjen Binapenta dan PKK Kemenaker. “Tiga orang yang menjadi satu sprindik (surat perintah penyidikan) saja, yaitu saudara PCW, JS, dan AE. Semuanya adalah staf di Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SH merupakan Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker pada tahun 2020—2023 Suhartono. Lalu, HYT adalah Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Hubungan Internasional Haryanto. Haryanto sempat menjabat sebagai Direktur PPTKA Kemenaker pada tahun 2019—2024, dan Dirjen Binapenta dan PKK Kemenaker pada tahun 2024—2025.

Kemudian, Direktur PPTKA Kemenaker pada tahun 2017—2019 Wisnu Pramono (WP) dan Direktur PPTKA Kemenaker pada tahun 2024—2025 Devi Anggraeni (DA).
Adalagi, Koordinator Analisis dan PPTKA Kemenaker pada tahun 2021—2025 Gatot Widiartono (GW) dan Petugas Saluran Siaga RPTKA pada tahun 2019—2024 dan verifikatur pengesahan RPTKA di Direktorat PPTKA Kemenaker pada tahun 2024—2025 Putri Citra Wahyoe (PCW).

Terakhir, analis TU Direktorat PPTKA pada tahun 2019—2024 dan Pengantar Kerja Ahli Pertama Direktorat PPTKA Kemenaker pada tahun 2024—2025 Jamal Shodiqin (JS), serta Pengantar Kerja Ahli Muda Kemenaker pada tahun 2018—2025 Alfa Eshad (AE).***

Penulis : Hery Lazuardi
Editor : Hery Lazuardi

BERITA POPULER

To Top