Market

Teken MoU, DNIKS Ajak Lima LPK Berkolaborasi Guna Dongkrak Kesejahteraan Sosial

Teken MoU, DNIKS Ajak Lima LPK Berkolaborasi Guna Dongkrak Kesejahteraan Sosial
Ketua umum DNIKS, Dr A Effendy Chorie saat memberi sambutan pada "Silaturahmi Mitra Lembaga Pelatihan Keterampilan dan Pengembangan Profesi" di Kantor DNIKS, Jakarta. Gus Choi didampingi Ketua DNIKS bidang pengembangan profesi Dya Loretta Kartikasari, Waketum DNIKS Rudi Andries dan Sekretaris Badan Pakar Manimbang Kahariyadi/Foto: DNIKS

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMDewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Indonesia (DNIKS) berkolaborasi dengan lima lembaga pelatihan keterampilan (LPK) bidang Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) guna meningkatkan sumber daya manusia yang berdampak pada kesejahteraan sosial. Langkah ini sekaligus untuk merealisasikan pemberdayaan sosial di kalangan Gen Z, milenial, generasi muda dan penyandang disabilitas. “Kita semua paham bahwa masa depan pekerjaan akan semakin digital. Oleh karena itu, membuka akses pelatihan IoT dan AI bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas usia kerja adalah wujud nyata keberpihakan kita untuk menciptakan kesempatan kerja yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan,” kata Ketua umum DNIKS, Dr A Effendy Chorie saat memberi sambutan pada “Silaturahmi Mitra Lembaga Pelatihan Keterampilan dan Pengembangan Profesi” di Kantor DNIKS, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Teken MoU, DNIKS Ajak Lima LPK Berkolaborasi Guna Dongkrak Kesejahteraan Sosial

Dalam acara tersebut, hadir pula Sekretaris Badan Sekretaris Badan Pakar DNIKS, Manimbang Kahariyadi, Wakil Ketua umum DNIKS, Rudi Andries, Ketua DNIKS bidang Pengembangan Profesi dan Keterampilan Dya Loretta, Ketua DNIKS bidang informasi, komunikasi dan digital, A Eko Cahyono, Ketua DNIKS bidang Relawan Sosial Taruna Aji, Ketua DNIKS bidang Seni Sudarman dan Wakil Sekjen DNIKS Sentot Janinto. Adapun lima lembaga tersebut, LPK Srikandi Pintar Indonesia yang dipimpin Susy Pasaribu, lalu LPK Marcommads Edulearn Centre yang dikomandoi Cici Lestari, kemudian LPK Sakti Wiyata Nusantara yang kepalai oleh Rianto, LPK ⁠DeeLoo Cendikia Muda yang dipimpin oleh Francisca Asti dan LPK ⁠Belajar Samakami yang dikomandoi Desy Pardede/foto: DNIKS

Dalam acara tersebut, hadir pula Sekretaris Badan Sekretaris Badan Pakar DNIKS, Manimbang Kahariyadi, Wakil Ketua umum DNIKS, Rudi Andries, Ketua DNIKS bidang Pengembangan Profesi dan Keterampilan Dya Loretta Kartikasari, Ketua DNIKS bidang informasi, komunikasi dan digital, A Eko Cahyono, Ketua DNIKS bidang Relawan Sosial Taruna Aji, Ketua DNIKS bidang Seni Sudarman dan Wakil Sekjen DNIKS Sentot Janinto. Adapun lima lembaga tersebut, LPK Srikandi Pintar Indonesia yang dipimpin Susy Pasaribu, lalu LPK Marcommads Edulearn Centre yang dikomandoi Cici Lestari, kemudian LPK Sakti Wiyata Nusantara yang kepalai oleh Rianto, LPK ⁠DeeLoo Cendikia Muda yang dipimpin oleh Francisca Asti dan LPK ⁠Belajar Samakami yang dikomandoi Desy Pardede. “Hari ini kita dapat berkumpul untuk menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding)  yang sangat penting, yaitu kerja sama DNIKS dengan lembaga-lembaga pelatihan di bidang Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI),” ujarnya lagi.

Bagi DNIKS, kata Gus Choi-sapaan akrabnya, kerja sama ini bukan sekadar dokumen seremonial, melainkan langkah konkret dalam menghadirkan pemberdayaan sosial yang relevan dengan tuntutan zaman. “Kolaborasi antara DNIKS dan lembaga-lembaga pelatihan ini diharapkan memantapkan pelaksanaan beberapa pilot project DNIKS dan K/L (Komdigi, Kemenaker) yang kami harap dapat menjadi model percontohan nasional, sehingga penyandang disabilitas tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi juga sebagai aktor produktif dalam ekonomi digital Indonesia,” terangnya.

Lebih jauh Gus Choi mengajak baik DNIKS dan lembaga mitra untuk menjaga komitmen ini dan memastikan bahwa kerja sama yang ditandatangani hari ini benar-benar berjalan dan membawa manfaat nyata. “Semoga MoU ini menjadi pintu pembuka bagi kerja-kerja besar lainnya demi Indonesia yang inklusif, berdaya, dan sejahtera,” paparnya.

Teken MoU, DNIKS Ajak Lima LPK Berkolaborasi Guna Dongkrak Kesejahteraan Sosial

Hal yang sama dikatakan Ketua DNIKS, Dya Loretta Kartikasari, bahwa kolaborasi antara DNIKS dan lembaga pelatihan keterampilan ini sebagai bukti konkret keberpihakan kepada kelompok rentan melalui partisipasi aktif. Pelatihan tersebut untuk memperkuat kapabilitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat. “Kolaborasi ini memberikan pendidikan dan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar mampu bersaing dan mengembangkan potensi diri,” terangnya.

Menurut Retta-sapaan akrabnya, bahwa melalui kolaborasi lintas sektor antara DNIKS dan lembaga pelatihan keterampilan maka terjadi penguatan solidaritas sosial, dan program afirmatif. “Serta pemberdayaan sosial yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dan menciptakan keadilan bagi semua,” paparnya.

Teken MoU, DNIKS Ajak Lima LPK Berkolaborasi Guna Dongkrak Kesejahteraan Sosial

Sementara itu, Kepala LPK Srikandi Pintar Indonesia, Susy Pasaribu menjelaskan bahwa lembaganya membuka keterampilan bidang Digital Marketing, Sosial Media Marketing, Conten Kreator dan Desainer Grafis Muda. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelatihan, pendampingan dan dukungan agar produk-produk lokal bisa semakin maju dan berdaya saing.”

Begitupun dengan Cici Lestari yang memimpin Marcommads EduLearn Center menyebut lembaganya juga memberikan pelatihan dan keterampilan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk pemberdayaan sosial. “Dulu, digital marketing mungkin terasa rumit dan butuh banyak tenaga. Tapi sekarang, dengan menggunakan AI, segalanya bisa berubah drastis,” ujar Cici.

Tak berbeda jauh dengan LPK Sakti Wiyata Nusantara, kata Ketua Rianto yang memiliki pengalaman melatih siswa-siswa SMA/SMK bidang otomotif, sehingga mendapatkan serfikasi dari BNSP. “Jadi kami melatih siswa-siswa yang tertarik dengan bidang otomotif dan perbengkelan. Karena itu, kita juga bekerjasama dengan BLK-BLK setempat yang sudah lengkap,” tuturnya.***

Penulis   :  Eko Cahyono

Editor     :   Eko Cahyono

 

 

BERITA POPULER

To Top