Nasional

Survei Litbang “Kompas”: 43,9 Persen Responden Bisa Ubah Pilihan Parpol, 17,3 Persen Masih Ragu

Survei Litbang "Kompas": 43,9 Persen Responden Bisa Ubah Pilihan Parpol, 17,3 Persen Masih Ragu
E-Flyer Daftar Partai Politik Pemilu 2024. Dok: kpu.go.id

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMHasil jejak pendapat Litbang Kompas soal tingkat keterpilihan atau elektabilitas Partai Politik (Parpol), pilihan responden berpotensi mengalami perubahan. Adapun perubahan ini bisa terjadi saat masa kampanye maupun ketika dilakukan pemungutan suara. “Segala hal yang terjadi selama masa kampanye yang saat ini berlangsung hingga hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024 bisa menjadi pertimbangan pemilih untuk menentukan pilihannya,” kata Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu mengutip Harian Kompas, Selasa (12/12/2023).

Hasil survei Litbang Kompas periode Desember 2023 ini memperlihatkan, sebanyak 52,8 persen kelompok responden yang sudah menjatuhkan pilihan ke parpol, mengaku pilihan mereka sudah final dan tetap. “Namun, sebanyak 43,9 persen responden lainnya menyatakan pilihannya masih bisa berubah,” kata Yohan.

Dalam survei ini, empat parpol yang berada di papan atas tingkat elektabilitas atau keterpilihan di atas 7 persen memiliki karakter pemilih yang tidak mudah berubah. “Apakah tetap dengan pilihan parpol saat ini, atau berubah pilihan dengan memilih parpol lain,” kata peneliti Litbang Kompas itu.

Mereka adalah Gerindra, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Golkar, dan PKB. Porsi pemilih PKB yang masuk kategori pemilih tetap tercatat paling tinggi, yakni sekitar 63,6 persen, diikuti PDI-P dengan 58,9 persen, Partai Golkar di angka 55,6 persen, dan Gerindra sekitar 52,4 persen. Sementara itu, parpol-parpol di papan menengah kecenderungannya memiliki porsi pemilih tetap yang relatif berimbang dengan pemilih yang masih bisa berubah pilihan. Bahkan, ada parpol yang porsi pemilih tetapnya jauh lebih sedikit dibandingkan pemilih yang masih mudah berubah pilihan.

Dalam survei kali ini, pemilih masih bimbang mencapai 17,3 persen. Jumlah pemilih bimbang ini meningkat dibandingkan survei Agustus 2023 yang besarnya 11,4 persen. “Ini memberikan sinyal bahwa peta pertarungan dan dinamika elektoral parpol tetap terbuka untuk berubah,” kata Yohan. “Apalagi, di luar mereka yang sudah menentukan pilihan parpol, ada sebagian responden yang mengaku belum menentukan pilihan,” ucapnya.

Hasil jajak pendapat Litbang Kompas Desember 2023 menunjukkan elektabilitas Partai Gerindra berada di urutan pertama. Parpol yang dibentuk Prabowo Subianto itu meraih elektabilitas sebesar 21,9 persen atau meningkat 3 persen dibandingkan survei Agustus 2023. Berdasarkan survei yang sama Agustus 2023, elektabilitas Gerindra saat itu ada di angka 18,9 persen. Elektabilitas Gerindra pada Desember ini menyalip PDI-P. Partai berlogo banteng moncong putih itu kini berada di urutan kedua dengan elektabilitas 18,3 persen.

Angka itu merosot sebanyak 6,1 persen jika dibandingkan Agustus lalu. Kala itu, parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu mempunyai tingkat elektoral sebesar 24,4 persen. Kemudian, urutan ketiga diisi Partai Golkar yang memperoleh elektabilitas 8 persen. Angka itu meningkat sebesar 0,8 persen ketimbang 4 bulan lalu di mana partai beringin mempunyai elektabilitas 7,2 persen. Selanjutnya, Partai Kebangkitan Bangsa 7,4 persen, Partai Nasdem (4,9 persen), dan Partai Keadilan Sejahtera (4,5 persen). Lalu, ada Partai Demokrat (4,5 persen), Partai Amanat Nasional (4,2 persen), Partai Solidaritas Indonesia (2,6 persen), Partai Persatuan Pembangunan (2,4 persen) dan partai lainnya 4 persen.

Diketahui, survei Litbang Kompas yang dibiayai secara mandiri oleh Harian Kompas dilakukan 29 November-4 Desember 2023. Sebanyak 1.364 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. Dengan metode tersebut, survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error di kurang lebih 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.***

Berikut ini peta elektabilitas partai politik menurut hasil survei Litbang Kompas:

Partai Gerindra : 21,9 persen
PDI Perjuangan : 18,3 persen
Partai Golkar : 8,0 persen
Partai Kebangkitan Bangsa : 7,4 persen
Partai Nasdem : 4,9 persen
Partai Keadilan Sejahtera : 4,5 persen
Partai Demokrat : 4,5 persen
Partai Amanat Nasional : 4,2 persen
Partai Solidaritas Indonesia : 2,6 persen
Partai Persatuan Pembangunan : 2,4 persen
Partai politik lain : 4,0 persen
Belum memilih (rahasia) : 17,3 persen.***

Penulis : Kompas.com
Editor   : Budiana

BERITA POPULER

To Top