TANGERANG,, SUARAINVESTOR.COM– PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Bank Kerta) berbadan hukum Perseroan Terbatas yakni Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda milik pemerintah Kabupaten Tangerang dengan kepemilikan mayoritas saham sebesar 76,76 persen, Pemprov Banten, Provinsi Jawa Barat dan PT Bank Jabar Banten terus mengalami pertumbuhan kenaikan sebesar 16, 26 persen pada tahun 2025 apabila di bandingkan aset tahun 2024 sebesar Rp667,3 Miliar dan di tahun 2025 jumlah aset mencapai Rp775, 8 Miliar.

PT BPR Kerta Raharja Gemilang (Bank Kerta) berbadan hukum Perseroan Terbatas yakni Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda milik Pemerintah Kabupaten Tangerang/foto: A Rohman
Direktur Utama BPR Kerta Raharja Gemilang Ai Suherlan mengatakan, pendapatan juga tumbuh 32,31 persen dari 99,06 Miliar menjadi Rp131,03 Miliar sehingga laba pun naik menjadi Rp9,1 Miliar mengalami kenaikan 51.80 persen ditahun 2025. ” Pada tahun lalu aset mencapai 131 milyar , laba pun naik menjadi Rp9,1 Miliar naik 51,87 persen pada tahun 2025 dibanding tahun 2024, kenaikan laba sekitar 3,1 Miliar Sehingga dengan laba 9,1 milyar bisa setor dividen ke Pemkab Tangerang 3,6 Milyar melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di bulan Maret atau April 2026,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Ai Suherlan mengutarakan, terkait pembiayaan usaha mikro kredit tanpa agunan untuk disalurkan dipasar pasar dengan nominal kredit 2 juta hingga 10 juta, saat ini kami mendapat penghargaan dari majalah Info Bank dan Top BUMD, BPR Kerta Raharja Gemilang masuk nominasi peringkat 7 nasional dengan Non-Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah capai 2,9 Persen sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.”Kami bermimpi bersama pegawai menargetkan aset bisa mencapai pendapatan 1 triliun, dengan strategi tetap menjaga kualitas yakni dengan penyaluran kredit lebih selektif, kredit yang bermasalah bisa diselesaikan sehingga rasio keuangan lebih baik mengacu pada Non-Performing Loan (NPL),” imbuhnya.
Ai menambahkan, BPR Kerta Raharja Gemilang telah menyalurkan kredit tersebar diberbagai sektor sebesar hampir 400 Miliar pada 2025 dengan jumlah penyuran kredit Rp31 Miliar hingga Rp35 Miliar/bulan, ditahun 2026 menargetkan akan menyalurkan kredit 450 milyar, mengalami kenaikan penyaluran kredit sebesar 12 persen.” Saat ini, kami memiliki 5 kantor cabang diataranya di Kelapa Dua, Balaraja, Tigaraksa, Pasar Kemis, Mauk serta satu Kantor Pusat Operasional (KPO) di Sepatan, kami juga telah melakukan uji coba terbatas mobile banking Gemilang Mobile App (GEMA) menunggu perizinan dari Bank Indonesia agar nantinya bisa digunakan khalayak umum khususnya nasabah,” pungkas Aai Suherlan.***
Penulis : A Rohman
Editor : Budiana








