Market

Kuartal III 2025, PIPA Raup Pendapatan Rp25,98 Miliar 

Kuartal III 2025, PIPA Raup Pendapatan Rp25,98 Miliar 
Ilustrasi/Foto: dok Kompas

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Produsen pipa PVC PT Multi Makmur Lemindo Tbk meraup pendapatan usaha senilai Rp25,89 miliar pada kuartal III-2025. Kinerja pendapatan ini tumbuh 30,49 persen year on year (yoy) dibandingkan senilai Rp19,84 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. “Seiring pertumbuhan itu, perseroan mencatatkan laba bersih senilai Rp2,66 miliar per kuartal III-2025, atau berbalik positif dibandingkan rugi bersih senilai Rp691,38 juta pada periode sama tahun sebelumnya,” kata Analis Pasar Modal Indrawijaya Rangkuti di Jakarta, Rabu, (5/11/2025).

Lebih jauh Indrawijaya menilai transformasi di bawah PT Morris Capital Indonesia (MCI) menjadi momentum strategis bagi emiten berkode PIPA. “Dengan skema injeksi aset sebesar Rp3 triliun, PIPA berpotensi keluar dari bayang–bayang masa lalu dan menjadi bagian penting dalam tulang punggung energi Indonesia,” ujarnya.

Menurut Founder Entry Exit Investment, langkah integrasi vertikal yang dijalankan oleh MCI mencakup perdagangan energi, logistik, hingga infrastruktur penyimpanan, sejalan dengan kebutuhan jangka panjang sektor energi nasional. “Jika dieksekusi dengan presisi, valuasi PIPA bisa melesat jauh di atas harga pasar saat ini,” tuturnya.

Seiring raihan laba bersih, laba per saham (EPS) perseroan turut tumbuh menjadi Rp0,91 per saham per kuartal III-2025, dibandingkan sebesar Rp0,22 per saham pada periode sama tahun sebelumnya. Di sisi neraca, total aset lancar perseroan tumbuh menjadi Rp66,93 miliar per kuartal III-2025, dibandingkan senilai Rp64,56 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Per kuartal III-2025, perseroan mencatatkan perbaikan struktur keuangan melalui penurunan liabilitas jangka pendek menjadi Rp18,74 miliar, dibandingkan senilai Rp22,97 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.

Penurunan liabilitas jangka pendek tersebut didorong oleh pembayaran utang kepada pihak ketiga. Kemudian, liabilitas jangka panjang perseroan ikut turun menjadi Rp1,57 miliar per kuartal III-2025, dibandingkan senilai Rp5,33 miliar pada periode sama tahun sebelumny​​​​​​​a. Sementara itu, ekuitas perseroan tumbuh menjadi Rp149,54 miliar per kuartal III-2025, dibandingkan senilai Rp146,68 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.***

Penulis : Eko Cahyono
Editor : Eko Cahyono

BERITA POPULER

To Top