Perbankan

Minggu Depan, Pemerintah Jual SBR010 Berkupon 5,10 Persen

Minggu Depan, Pemerintah Jual SBR010 Berkupon 5,10 Persen

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan membuka masa penawaran Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010 pada pekan depan. Tentu, masyarakat yang mau berinvestasi pada surat utang pemerintah bisa membelinya. Adapun SBR merupakan instrumen Surat Utang Negara (SUN) ritel yang diperdagangkan oleh pemerintah. Artinya, investor awak bisa membeli surat utang pemerintah tersebut.

Demikian siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Kamis (17/6/2021), masa penawaran SBR010 dibuka pada 21 Juni 2021 pukul 09.00 WIB.

Masyarakat bisa membeli surat utang pemerintah tersebut dengan nilai minimal Rp 1 juta dengan maksimum pemesanan sebesar Rp 3 miliar. Masa penutupan penawaran jatuh pada 15 Juli 2021.
Sama seperti seri SBR lain, jenis kupon SBR010 mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate.

Tingkat kupon SBR010 untuk periode tiga bulan pertama (tanggal 22 Juli 2021 sampai dengan 10 Oktober 2021) adalah sebesar 5,10 persen. Tingkat kupon tersebut berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon, yakni sebesar 3,5 persen ditambah spread tetap 160 bps (1,6 persen). Tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatug tempo.

Untuk diketahui, SBR010 jatuh tempo pada 10 Juli 2023. Penyesuaian Tingkat Kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 160 bps (1,60 persen). “Tingkat kupon sebesar 5,10 persen adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo,” jelas DJPPR.

Pembayaran kupon SBR010 pertama kali jatuh pada 10 September 2021, dan untuk selanjutnya kupon akan dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan. Proses pemesanan pembelian SBR010 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi.

Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi SBR010 yang dirilis pada tanggal 21 Juni 2021. “SBR010 adalah oblligasi negara tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption),” jelas DJPPR. ***

 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top