Market

Legislator Nasdem Soroti 3 Masalah Olahraga Ini Perlu Dapat Perhatian

Legislator Nasdem Soroti 3 Masalah Olahraga Ini Perlu Dapat Perhatian
Anggota Komisi X DPR Fraksi Nasdem, Mohammad Haerul Amri Sedang Berbincang-Bincang Sebelum Raker, Rabu (23/3/2022)/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Anggota Komisi X DPR RI, Mohammad Haerul Amri menyoroti tiga masalah yang perlu mendapat perhatian Kemenpora. Pertama- soal nutrisi untuk para atlet, Kedua-Pengusaha menjadi bapak asuh olahraga dan ketiga-pembinaan untuk supporter.

Demikian kata Anggota Fraksi Nasdem dalam rapat kerja dengan Menpora, Zainudin Amali di Komisi X DPR, Rabu (23/3/2022). “Jadi menyambut beberapa even olahraga internasional yang akan digelar Kemenpora, tentunya harus ada persiapan matang,” ujarnya.

Menurut Aktivis Muda NU ini, persiapan bukan hanya menyangkut sarana infrastruktur saja, namun juga kondisi para atlet yang harus tetap terjaga semangatnya. “Jadi yang harus diperhatikan adalah masalah nutrisi, jangan ada kejadian supply makanan tidak memadai,” ungkapnya.

Disisi lain, Legislator dari Dapil Jatim II ini mendorong Kemenpora dan seluruh stakeholder lainnya agar memberikan apresiasi setinggi tingginya untuk olahragawan atau atlet nasional. Baik dalam bentuk bonus dan maupun dalam bentuk lain-lainnya, namun hal ini tentu memerlukan anggaran yang tidak kecil.”Saya memberikan solusi bagaimana ada trasidi baru yang perlu bangun, dengan mencari bapak asuh yang menjadi pembina cabang-cabang olahraga,” terangnya.

Menurut Ketua DPP Garda Pemuda Nasdem, para pengusaha didorong menjadi bapak asuh untuk memegang cabang-cabang olahraga. Dengan begitu bisa mengurangi beban anggaran Kemenpora. “Sekaligus bibit-bibit ungggul atlet tetap memiliki harapan dan semangat yang lebih besar ke depan,”

Lebih lanjut kata Aam, untuk mendorong tingkat kesejahteraan hidup para atlet, Kemenpora sebaiknya memberikan bantuan stimulan kepada para pahlawan olahraga yang telah mengharumkan nama bangsa dan negara. Jadi, ini harus kita berikan support. Dengan cara itu, maka akan menjadi pemacu semangat kepada bibit unggul atlet,” jelasnya.

Yang tak kalah penting, sambungnya, persoalan masih banyaknya supporter olahraga yang ugal-ugalan, karena itu para supporter yang cukup banyak ini harud didorong lebih kreatif. “Misalnya diarahkan ada pengajian supporter agar mereka tidak lagi brutal ketika ada group kesayangannya kalah.

Tidak hanya pengajian saja, lanjutnya, namun banyak kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bisa dikembangkan untuk membina para supporter menjadi lebih berdayaguna bagi masyarakat. ***

Penulis    :   Arpaso
Editor      :   Budiono

BERITA POPULER

To Top