Perbankan

Juli 2020, Kredit Perbankan Naik 1,53%

JAKARTA,SUARAINVESTOR.COM-Kebijakan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah mendorong pertumbuhan kredit perbankan sebesar 1,53% pada Juli 2020. Sementara pada Juni 2020 hanya sebesar 1,4%. “Ini trennya memang sudah mulai (meningkat),” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Angka pertumbuhan kredit, kata Wimboh, secara mingguan masih berfluktuasi. Namun secara bulanan, kredit terpantau tumbuh. “Mudah-mudahan terus meningkat di Agustus, September, dan akhirnya bisa pelan-pelan menjadi lebih baik di akhir tahun,” ujarnya.

Lebih jauh kata Wimboh, pertumbuhan kredit di perbankan masih ditopang oleh bank-bank pemerintah. Kredit BUMN mencatat kenaikan 3,36 persen secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, penyaluran kredit bank pembangunan daerah (BPD) naik 8,23 persen (yoy), bank umum swasta naik 0,91 persen, dan kredit bank asing pada Juli masih mencatatkan kontraksi. “Hal ini mengindikasikan masih belum percayanya pasar pada ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Berdasarkan data OJK, pertumbuhan kredit masih ditopang oleh Bank yang masuk dalam kategori BUKU IV, yakni dengan modal inti di atas Rp 30 triliun. “Kalau kita lihat, kredit tumbuh masih di BUKU IV, yaitu 2,41 persen (yoy), BUKU II tumbuh 4,48 persen (yoy), dan BUKU I hanya tumbuh 0,3 persen (yoy). Sedangkan kontraksi ada di BUKU III -1,13 persen (yoy),” ucap Wimboh.

Berdasarkan jenis penggunaannya, secara industri, kredit modal kerja pada Juli 2020 tercatat masih terkontraksi, sedangkan kredit investasi membaik. Penurunan kredit modal kerja lebih disebabkan oleh pelunasan kredit dari beberapa debitur besar. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top