Investasi

Investasi Dana Pendidikan Anak Harus Dimulai Sejak Lahir

Investasi Dana Pendidikan Anak Harus Dimulai Sejak Lahir

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Dana pendidikan untuk anak dari tahun ke tahun selalu menjadi perhatian masyarakat karena angkanya terus meningkat. Bila tidak dipersiapkan sejak dini, akan menyenangkan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya di masa depan.

“Sebaiknya para orang tua mulai menyiapkan dana pendidikan anak sejak lahir. Hal ini dapat mengurangi beban dari orang tua itu sendiri saat anak mulai masuk sekolah,” saran Perencana Keuangan, Annisa Steviani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/6/2021).

Annisa mengemuka pandangan tersebut dalam diskusi OVO FinTalk bertajuk ‘OVO FinTalk: Cara Investasi Dana Pendidikan dan Sekolah Anak Sejak Dini’.

Menurut data BPS, pada tahun 2020 biaya pendidikan mengalami inflasi sebesar 3,81 persen. Ada sejumlah perusahaan pembiayaan yang dinilai tepat menjadi rujukan para orang tua untuk mempercayakan investasi dana pendidikan putra putrinya.

Salah satunya OVO, sebagai platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terdepan di Indonesia, yang sejak beberapa waktu lalu hadir dengan layanan OVO | Menginvestasikan.

Dengan inovasinya, OVO | Invest hadir dengan fitur simulasi investasi untuk memberikan gambaran kepada pengguna mengenai berapa keuntungan yang didapat dalam jangka waktu hingga 30 tahun dengan jumlah investasi tertentu yang dilakukan setiap bulan. fitur ini memudahkan pengguna untuk mengambil keputusan pembelian produk investasi.

Annisa menyebut ada beberapa fakta tentang pendidikan di Indonesia.

Pertama adalah mahalnya pendidikan dari tahun ke tahun karena dana pendidikan saat ini belum sepenuhnya dijamin oleh pemerintah. Ini dapat dilihat bahwa saat ini pendidikan gratis hanya sampai SMA saja, sedangkan saat kuliah harus bayar dengan biaya sendiri.

Kedua, tenggat waktu mengumpulkan dana pendidikan merupakan suatu yang pasti, sehingga orang tua harus sudah mulai siap mengumpulkan dana sejak awal. Ketiga, dana pendidikan tidak hanya soal uang sekolah saja, namun ada banyak biaya-biaya lain yang harus dikeluarkan dalam prosesnya, seperti uang les, uang buku, dan lainnya.

“Terakhir, dengan adanya inflasi setiap tahun, dana pendidikan sudah pasti akan turut meningkat dari tahun ke tahun. Contohnya apabila anak sekarang berusia 7 tahun, berarti 10 tahun lagi akan kuliah. Kalau di tahun 2021 biaya kuliah Rp 100 juta, maka bila inflasi 3,81 persen setiap tahun selama 10 tahun, maka 10 tahun lagi biaya kuliah akan mencapai Rp 145 juta. Maka mempersiapkan dana pendidikan anak menjadi sebuah kemutlakan bagi para orangtua,” jelas Annisa.

Pembicara lainnya, Vice President Product Marketing OVO, Caroline Setiabudi mendukung pendapat Annisa apabila dana pendidikan anak harus direncanakan dan disiapkan sejak jauh-jauh hari.

Menurutnya, kehadiran OVO | Invest bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mulai mengumpulkan dana pendidikan anak. “Apalagi OVO | Invest ini adalah reksa dana pasar uang jadi cocok untuk kita yang ingin menabung untuk biaya pendidikan anak,” sebut Caroline.

Pertimbangannya, pertama, caranya mudah sekali bisa diakses melalui aplikasi OVO. Kedua investasi ini bisa mulai dari Rp 10 ribu, asalkan disiplin, tidak masalah sedikit demi sedikit kita berinvestasi, lama-lama akan menjadi bukit.

Ketiga, seharusnya dana investasi ini tidak boleh kita pakai, tapi kalau butuh untuk situasi darurat, maka dananya dapat dengan mudah dicairkan ke OVO Cash,” ujarnya.

Caroline menjelaskan OVO | Invest juga hadir dengan simulasi investasi membantu pengguna untuk melakukan proses pengambilan keputusan dalam memulai investasi. “Data OVO menemukan setidaknya 59% pengguna yang mendaftarnya sudah disetujui tetapi tidak melakukan pembelian investasi,” sebutnya.

Hal ini karena mereka masih kekurangan informasi seputar investasi dan keuntungan yang bisa didapatkan di masa mendatang. Oleh karenanya simulasi investasi menjadi fitur yang paling banyak dibutuhkan dan digunakan oleh pengguna untuk mendapatkan gambaran keuntungan yang bisa didapatkan dengan jumlah investasi tertentu.

fitur simulasi investasi yang tersedia di OVO | Invest menggunakan rumus penghitungan nilai masa depan (future value) dengan asumsi keuntungan berdasarkan data historis dari riset yang ada. (dito)

BERITA POPULER

To Top