JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menegaskan siap mengikuti Pemilihan Umum 2024. Apalagi keberadaan PKN ini hampir mirip dengan Partai Keadilan Rakyat (PKR) di Malaysia. “Kalau PKR ada AI (Anwar Ibrahim), sedang PKN punya Anas Urbaningrum (AU). Dua tokoh ini sempat didzalimi oleh penguasa,” kata Ketua Umum PKN, I Gede Pasek Suardika, saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I PKN di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (21/7/2022).
Namun saat ditanya kapan Anas Urbaningrum gabung PKN, Gede Pasek menyerahkan keputusan tersebut kepada Anas. “Nanti, Mas Anas sendiri yang akan mengumumkan sendiri kapan akan bergabung,” ungkapnya.

Terkait kesiapan Pilpres dan Pemilu 2024, Pasek-sebutan akrabnya, menargetkan lolos masuk parlemen. Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya ratusan pengurus di 34 provinsi. “Kepengurusan kita sudah seratus persen,” tegasnya.
Dia menjelaskan, kepengurusan cabang PKN sudah mencapai 476. Angka itu sudah jauh dari minimal syarat yang ditentukan undang-undang yang hanya 391 pengurus cabang di seluruh Indonesia.
Gede Pasek meminta kepada pimpinan PKN di daerah untuk menggenapkan menjadi 541 pengurus cabang di seluruh Indonesia. “Kita ingin buat sejarah, kita buat menjadi 541. Tambah lagi sedikit, Provinsi Sulsel, Provinsi Bengkulu, tinggal 24 lagi. Kita sama dengan partai-partai besar,” jelasnya.
Menurut mantan politisi Partai Demokrat itu, keberhasilan PKN membentuk kepengurusan di seluruh Indonesia adalah buah dari kerja keras para kader. Bahkan Gede Pasek juga mengungkapkan kunci dari keberhasilan tersebut merupakan hasil dari gotong royong yang dilakukan kader PKN. “Banyak pertanyaan siapa yang ngasih duit, kok cepat banget (bikin pengurus). Sampaikan inisialnya saja ya, inisialnya GR, gotong royong inilah kekuatan Nusantara yang sejati,” imbuhnya.***
Penulis : M Arpas
Editor : Kamsari








