JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Langkah Nasdem mewacanakan pasangan Sahroni-Airin dalam Pilgub DKI Jakarta pada 2022 dinilai sebagai strategi jitu. Karena itu, strategi Nasdem mengusung sejak awal adalah sangat bagus. “Jadi ada waktu yang cukup panjang menyosialisasikan calon gubernurnya, supaya masyarakat tahu soal track record, kapasitas, kapabel dan prestasi pasangan tersebut,” kata Pengamat Politik, Pangi Syarfi Chaniago kepada suarainvestor.com di Jakarta, Senin (10/01/2022).
Menurut Pangi, Partai Nasdem biasanya selalu terdepan dalam mengusung jagoannya ketimbang partai lain. Apalagi dalam urusan deklarasi selalu leading Partai Nasdem. “Saya melihat Nasdem dengan mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernurnya menjadi bagian dari testing the water atau cek ombak. Hal ini untuk melihat respon publik dan apakah nanti dengan pendeklarasian ini ikut menderek elektabilitasnya,” ujarnya.
Soal peluang pasangan ini, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research dan Consulting ini mengungkapkan bisa saja menjadi alternatif baru dalam Pilgub DKI Jakarta mendatang. “Apakah bisa menjadi poros baru dan menjadi lawan tanding yang sebanding dipersiapkan Nasdem, ya kita lihat nanti,” ungkapnya.
Namun demikian, kata Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Bung Karno (UBK), tentu saja bisa dilihat secara terukur soal elektabilitas calon yang diusung Nasdem-Golkar ini. Adapun alat ukurnya tentu secara ilmiah melalui survei. “Kita tidak bisa menilai berdasarkan asumsi, persepsi dan pikiran liar. Apalagi hanya sebatas like or dislike dan kedekatan semata. Sehingga nanti kita bisa jujur melihat kans calon ini,” terangnya.***
Penulis : Arpaso
Editor : Budiono








