JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Komisaris PT Garuda Mas Anugerah (GMA), A Effendy Choirie memastikan perusahaannya tetap beroperasi secara normal di tengah beredarnya video di sejumlah grup WhatsApp yang menyebutkan PT.GMA telah menghentikan operasionalnya. Informasi yang beredar tersebut merupakan kabar bohong (hoaks) yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan PT.Garuda Mas Anugerah. “Karena itu, masyarakat jangan mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Menurut Gus Choi-sapaan akrabnya, bahwa video yang beredar itu sama sekali tidak berkaitan dengan PT Garuda Mas Anugerah. Aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan seperti biasa, pelayanan kepada mitra bisnis maupun masyarakat juga berlangsung normal. Hingga saat ini kantor pusat PT Garuda Mas Anugerah di Wisma Eka Jiwa, Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat, tetap memberikan pelayanan setiap hari kerja mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WIB. “Selain itu, kantor pemasaran dan pelayanan produk di Denpasar, Bali, juga tetap beroperasi melayani kebutuhan mitra dan pelanggan,” jelasnya lagi.
Gus Choi mengatakan bahwa manajemen sengaja menyampaikan klarifikasi kepada publik untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat merugikan perusahaan maupun ribuan mitra bisnis yang telah bergabung. “Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dari sumber resmi perusahaan, bukan dari video yang tidak jelas asal-usul maupun kebenarannya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PT Garuda Mas Anugerah merupakan perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha secara legal. Perusahaan memiliki berbagai dokumen perizinan yang masih berlaku, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), izin usaha, hingga tercatat sebagai anggota Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI).
Menurut Gus Choi, keberadaan legalitas tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan tetap menjalankan aktivitas bisnis sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia juga mengimbau seluruh mitra bisnis agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Di era digital saat ini, kata dia, penyebaran informasi berlangsung sangat cepat sehingga masyarakat dituntut lebih bijak dalam memilah setiap informasi yang diterima. “Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum diverifikasi. Apabila membutuhkan kepastian, masyarakat dapat menghubungi saluran resmi perusahaan sehingga memperoleh informasi yang akurat,” tuturnya.
PT Garuda Mas Anugerah, lanjut Gus Choi, juga tetap membuka akses informasi melalui situs resmi perusahaan, aplikasi GMA Megapro, maupun layanan Customer Service agar masyarakat memperoleh informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut, Gus Choi mengingatkan bahwa penyebaran berita bohong yang merugikan pihak lain dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu, perusahaan berharap seluruh pihak dapat menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. “Kami mengajak seluruh mitra bisnis dan masyarakat untuk tetap tenang, tetap produktif, serta tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan publik akan terus kami jaga melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan sesuai hukum,” ujar Gus Choi.
Melalui klarifikasi tersebut, PT Garuda Mas Anugerah berharap masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi perusahaan. Manajemen memastikan seluruh aktivitas operasional tetap berjalan normal dan mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan verifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan sebuah konten di ruang digital. Untuk informasi lengkap dapat menghubungi Customer Service Officer di WhatsApp 0812-1199-8832 & 0852-1616-8323 atau download aplikasi GMA MEGAPRO. https://play.google.com/store/apps/details?id=io.gma.megapro.***
Penulis : Eko Cahyono
Editor : Eko Cahyono








