Perbankan

Wacana Kembalikan OJK ke BI, IPSN: Memudahkan Koordinasi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Desakan pembubaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggema. Namun begitu masyarakat meminta perlu kajian dan evaluasi secara komprehensif sebelum merealisasikan pembubaran lembaga tersebut. “Jika memang dengan adanya OJK lalu koordinasi masalah moneter terganggu, ya artinya secara SDM memang belum bisa dipisah dengan menggunakan dua otoritas yaitu institusi yang bertanggungjawab atas mikro dan makro prudential,” kata Ketua umum Ikatan Profesional Sinergi Nawacita kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Tidak hanya itu, lanjut Donny, jika pengawasan terhadap institusi keuangan bank atau non bank serta koordinasi dengan bank sentral lemah, juga lebih baik dikembalikan ke tempat semula saja.”Dulukan bagian dari BI, di spin off, jadi institusi sendiri, kembalikan lagi ke bank sentral, sehingga bisa satu atap lagi, koordinasi mudah, satu komando, kantor perwakilan sudah ada dimana-mana,” beber Ketua DPP Partai Nasdem.

Lebih jauh Anggota Komisi XI DPR Periode 2014-2019  meminta, jangan sampai dalam pengawasan masalah tersebut baru terdeteksi saat ini padahal analisa dan evaluasinya seharusnya sudah diberikan arahan sejak 2 atau 3 tahun lalu. “Kalau informasi di sisi mikronya sudah salah, otomatis di sisi makro pasti terdampak,” papar politikus Nasdem ini.

Donny melanjutkan, agar sinkronisasi informasi juga ini berjalan bagus, maka pengembalian tugas dari OJK ke Bank Sentral semisal Bank Indonesia harus dilakukan. “Supaya tidak terjadi lagi ego sektoral dan koordinasi macet di tengah,” pungkasnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top