Market

Trump Gelontorkan BLT Rp249 Triliun Bantu Petani Terimbas Covid-19

WASHINGTON, SUARAINVESTOR.COM– Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan paket dana talangan
alias bailout sebesar 19 miliar dollar AS atau setara sekira Rp296,3 triliun (kurs Rp 15.596 per dollar AS).

Dana tersebut digunakan untuk membantu para petani di Negeri Paman Sam yang kondisi keuangannya terdampak pagebluk virus corona atau Covid-19.

Mengutip Kompas.com yang dilansir dari Bloomberg, Sabtu (18/4/2020), dana bantuan ini termasuk
bantuan langsung tunai sebesar total 16 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp249,4 triliun bagi petani untuk mendongkrak pendapatan mereka.

Selain itu, dana sebesar 3 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp46,7 triliun untuk pembelian daging, produk-produk susu, dan produk pangan lainnya oleh pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih. Departemen Pertanian AS disebut bakal kembali menerima dana sebesar 14 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 218,3 triliun untuk bantuan tambahan pada Juli 2020.

“Ini akan membantu petani-petani dan peternak-peternak kita, dana ini sangat pantas (diberikan),” ujar Trump.

Kombinasi pemberian bantuan langsung tunai bagi petani dan pembelian komoditas oleh pemerintah paralel dengan pendekatan yang dilakukan pemerintahan Trump berupa dana talangan untuk sektor perdagangan dan pertanian sebesar 28 miliar dollar AS atau sekira Rp436,4 triliun dalam dua tahun terakhir.

Petani dan masyarakat pedesaan adalah bagian penting dari basis politik Trump saat ia berupaya untuk terpilih kembali dalam pemilu tahun ini.

Produk-produk komoditas pertanian yang dibeli pemerintah akan didistribusikan melalui program-program pangan yang melayani masyarakat miskin, siswa sekolah, dan manula.

Departemen Pertanian AS akan memberikan bantuan langsung tunai sebesar 5,1 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 79,5 triliun untuk produsen produk ternak, kemudian sebesar 2,9 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 45,2 triliun untuk produsen produk susu.

Selanjutnya, dana sebesar 1,6 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 24,9 triliun untuk peternak babi. Hal tersebut diungkapkan oleh Senator John Hoeven

Dana sebesar 3,9 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 60,8 triliun akan diberikan kepada produsen kedelai, jagung, dan kapas.

Sementara itu, imbuh Hoeven, dana sebesar 2,1 miliar dollar AS atau kira-kira Rp 32,7 triliun bakal diberikan kepada produsen produk pangan spesifik, seperti sayuran dan buah-buahan. Adapun 500 juta dollar AS atau setara sekira Rp 7,7 triliun sisanya untuk produsen produk pertanian lainnya.

Departemen Pertanian AS akan mulai membeli produk pangan berupa sayuran dan buah-buahan senilai 100 juta dollar AS per bulan atau setara sekira Rp 1,5 triliun. Demikian pula 100 juta dollar AS per bulan untuk pembelian produk daging dan susu. ***

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top