Infrastruktur

Tekan Kecelakaan, Sumail Minta Perketat Transportasi Jelang Nataru 2023

Tekan Kecelakaan, Sumail Minta Perketat Transportasi Jelang Nataru 2023
Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah saat raker di Komisi V DPR/Foto: Humas DPR

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMPemerintah diminta serius mengelola transportasi dengan memperketat pengawasan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Hal ini keselamatan masyarakat dan pengguna transportasi, karena itu harus menjadi fokus dan prioritas bagi pemerintah. “Menjelang Nataru biasanya terjadi kepadatan penumpang, baik transportasi darat, laut dan udara. Jadi perlu kesiapan dalam rangka mengantisipasi kepadatan penumpang, artinya harus menyiapkan regulasi ketat dari jauh-jauh hari,” kata Anggota Komisi V DPR RI Sumail Abdullah kepada wartawan, Kamis (30/11/2022).

Menurut Sumail,  kepadatan penumpang yang tak terduga berpotensi menjadi masalah. Karena pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan harus terus menerus berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak-pihak terkait menjelang libur Nataru, termasuk dengan stakeholder dan Kepolisian hingga Pemerintah Daerah.

Sumail menambahkan Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat), Dirjen Perhubungan Laut (Hubla), dan Dirjen Perhubungan Udara (Hubud) harus meningkatkan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. “Pemerintah perlu menyiapkan tempat layanan yang bisa memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Legislator Gerindra tersebut menyatakan pemerintah juga harus berani dan tegas dalam memberikan sanksi bila ada pihak pihak yang melanggar regulasi tersebut. Sebagai contoh, uji kendaraan secara berkala yang dilakukan oleh Kemenhub harus menjadi perhatian khusus supaya bisa menghindari terjadinya kecelakaan. “Jadi kalau ada kendaraan yang tidak layak secara uji berkala jangan sampai beroperasi karena biasanya yang menyebabkan kecelakaan salah satunya adalah hal itu,” ujarnya.

Lagi-lagi, Sumail menekankan bahwa keselamatan pengguna transportasi adalah hal utama dan tak boleh diabaikan. Untuk itu, pemerintah harus menyiapkan langkah konkrit untuk bisa memastikan pelaksanaan Nataru dapat berjalan lancar. “Jadi jangan main main untuk memperketat uji kendaraan karena keselamatan masyarakat itu sudah menjadi hal yang utama,” tutupnya.

Senada dengan Sumail, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mengatakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI dengan Dirjen Hubdat diperlukan langkah tegas untuk bisa mengendalikan Over Dimension/Overloading (ODOL). Politisi yang akrab disapa AIA tersebut menyatakan bila pemerintah dalam mempersiapkan regulasi harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. “Jadi kita meminta supaya Dirjen Perhubungan Darat bisa mengambil langkah tegas terkait pengendalian ODOL ini yang kedua adalah pengelolaan Terminal tipe A khususnya supaya beberapa terminal yang tidak beroperasi dan tidak optimal dapat dilakukan tindakan yang konkrit supaya pelayanan terhadap masyarakat berjalan baik,” kata AIA kepada Wartawan, Selasa (29/11/2022).

Politisi Gerindra tersebut menyatakan Dirjen Hubdat terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mempersiapkan regulasi pengendalian ODOL jelang Nataru.

AIA juga menyebut bila saat ini Dirjen Hubdat akan segera melakukan rekomendasi dari Komisi V DPR. Termasuk dengan pengamanan jelang Nataru yang akan dibahas secara terpisah dengan pihak terkait dalam Rapat Komisi V DPR. “Nanti kami juga akan melakukan kunjungan ke daerah tertentu untuk memantau pengamanan libur natal dan tahun baru ini akan dibahas secara terpisah. kita akan melihat kesiapan dari infrastruktur tersebut seperti apa,” tutupnya. ***

Penulis     :     Iwan Damiri

Editor      :     Eko

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top