Headline

Soal Integrasi Ekonomi Asean, Hafisz: Singapura-Thailand Lebih Siap Ketimbang Indonesia

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Integrasi ekonomi Kawasan ASEAN sangat penting bagi Indonesia demi mendukung rantai pasok dan industri manufaktur. Namun sayang, aktifitasnya relatif masih kecil, meski demikian tetap punya potensi besar.
“Saat ini Singapore dan Thailand lebih siap untuk integrasi ekonomi ASEAN, karena infrastrukturnya sudah terbangun sejak lama,” kata Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir saat membahas implementasi resolusi hasil sidang umum ke-41 ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) di sidang ke-12 AIPA Caucus yang diselenggarakan di Singapura, Kamis (17/6/2021).

Lebih jauh kata Hafisz,
sementara Indonesia baru mulai menggenjot pemerataan pembangunan infrastruktur ke pelosok daerah. “Jadi ini merupakan tantangan bagi Indonesia untuk menjadi pemain global,” ujarnya.

Menurut Hafisz, pandemi telah membuka mata dan membuat masyarakat sadar kalau konektivitas digital itu penting dan harus menjadi prioritas untuk dunia di pasca pandemi. Untuk memulihkan ekonomi, Indonesia telah membuat beberapa undang-undangan untuk memperkuat perekonomian dan stimulus pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya, UU No 2/2020.

Bahkan UU tersebut selaras dengan kehadiran UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan pada November 2020 oleh DPR RI. Sehingga akan mempercepat pengambilan keputusan kebijakan bagi pemerintah pusat untuk merespon perubahan atau tantangan global maupun perubahan lainnya.

Dampak Pandemi Covid-19, lanjut Hafisz telah mendorong negara-negara ASEAN meningkatkan upaya pencegahan terutama pada Komunitas Sosial-Budaya ASEAN.

Di Indonesia, UU No 6 Tahun 2008 tentang Karantina Kesehatan menjadi dasar pembatasan pengoperasian fasilitas umum dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk menekan penyebaran virus tersebut. “Ini memberikan perlindungan kehidupan masyarakat yang terancam oleh adanya penyebaran Covid-19. Peraturan perundang- undangan lainnya seperti UU 20 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang menjamin hak setiap warga negara atas perlindungan sosial selama krisis,” pungkas Politisi Fraksi PAN itu. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top