Market

Semester I 2024, Pendapatan ESSA Turun 10 Persen

Semester I 2024, Pendapatan ESSA Turun 10 Persen
ESSA telah mengoperasikan Pabrik Kilang LPG dan Amoniak swasta terbesar di Indonesia/Sumber Foto: Dok ESSA

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMPT.ESSA Industries Indonesia Tbk (dahulu PT Surya Esa Perkasa Tbk), mencatatkan penurunan pendapatan pada semester I-2024.

Emiten berkode ESSA pada sektor bisnis kilang LPG (Liquefied Petroleum Gas) dan pabrik Amoniak ini melaporkan pendapatan semester I-2024 sebesar 151,6 juta dollar AS, atau turun 10 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Namun demikian, EBITDA meningkat sebesar 48 persen (yoy) menjadi 61,6 juta dollar AS pada periode yang sama di tahun sebelumnya yang dipengaruhi oleh peningkatan volume produksi serta efisiensi biaya.

Adapun volume produksi amoniak ESSA di semester I 2024 tercatat lebih tinggi dari semester pertama 2023. Sementara itu, kilang LPG mencatatkan pencapaian lima tahun operasional tanpa trip pada kuartal II 2024.

“Harga amoniak menunjukkan tren kenaikan sepanjang kuartal kedua tahun 2024 dan ESSA memperkirakan level harga amoniak pada semester II-2024, akan tetap stabil atau lebih tinggi dibandingkan dengan harga pada semester I-2024,” kata manajemen melalui siaran pers, Sabtu (13/7/2024).

Bersamaan dengan itu, harga LPG tetap berada di atas level terendah musiman karena pemangkasan produksi minyak secara sukarela oleh OPEC+.

Lebih lanjut bahwa emiten energi dan kimia
itu menyebut, ESSA senantiasa berkomitmen untuk mencapai manufacturing excellence, berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan selalu menjadi yang terdepan dalam perkembangan industri. “Kami terus menjajaki peluang -peluang baru yang sejalan dengan keunggulan kompetensi yang dimiliki untuk senantiasa memaksimalkan nilai tambah bagi para Pemegang Saham,” tegas manajemen.***

Penulis : Chandra
Editor   : Chandra

BERITA POPULER

To Top