Infrastruktur

Satpol PP Kota Tangerang Diminta Tegas Soal Dugaan Tower Ilegal

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Sekjen  LSM Libra Edi Sapros dan Aktifis LSM Topan RI, Hendri Zein meminta Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Tangerang untuk bertindak tegas terhadap keberadaan tower yang diduga tidak memiliki izin dan menyalahi ketentuan Perda. “Kami minta agar Satpol PP segera bertindak, lakukan penertiban, jangan cuma disegel, tapi robohkan saja, kalau memang tower-tower BTS tersebut menyalahi ketentuan,” kata Hendri Zein kepada wartawan melalui siaran persnya, Kamis (17/6/2020).

Lebih jauh Hendri Zein menjelaskan, berdasarkan data yang didapat saat ini sudah ada 821 titik tower dari 36 perusahaan yang sudah mengajukan izin ke Kota Tangerang, dari jumlah tersebut diduga banyak yang menyalahi ketentuan, terutama yang titiknya tidak sesuai. Selain itu sesuai dengan ketentuan Perda No 9 tahun 2017, tentang penataan dan pengendalian menara telekomunikasi. Diketahui bahwa tiap tower BTS di Kota Tangerang diwajibkan memasang cctv dan free wifi. “Artinya ada kewajiban bagi perusahaan tower memasang cctv dan wifi gratis, tapi yang jadi pertanyaan, apakah sekarang ada wifi gratis yang dirasakan oleh masyarakat, terutama yang rumahnya berdekatan dengan tower, dugaan saya tidak ada, ” kata Hendri Zein.

Untuk tambah Hendri Zein, pihak mendorong agar Satpol PP Kota Tangerang segera melakukan penindakan, dengan merobohkan tower-tower yang tidak sesuai dan menyalahi ketentuan.
“Toleransinya sudah cukup, perda sudah berlaku 3 tahun, jadi saatnya sekarang lakukan tindakan tegas,” katanya.

Hal yang sama ditegaskan oleh Edi Sapros, yang meminta Satpol PP tidak takut dalam melakukan penindakan, walau ada bengking dibelakang perusahaan tower. “Sudah rahasia umum, ada banyak pihak yang berkepentingan, namun kami minta Satpol PP tidak takut dalam bertindak, toleransi sudah diberikan, sekarang saatnya bertindak, selain buat penataan, juga buat menegakkan perda,” katanya.

Sementara itu Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Gufron Falfeli menyatakan, pihaknya akan melakukan penindakan tegas, terhadap tower-tower yang bermasalah. “Kami akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait, untuk mendata, berapa banyak tower yang menyalahi ketentuan, kita akan tindak tegas,” kata Gufron.

Lebih jauh Gufron menjelaskan selama ini Satpol PP sudah melakukan penindakan, terhadap tower-tower bermasalah dengan perizinan. “Kalau yang masalah pasti kita tindak, sesuai ketentuan yang ada, kalau temen-temen ada informasi, silahkan koordinasi dengan kami, pasti akan ditindak,” katanya.

Diketahui berdasarkan data Dinas PUPR sampai bulan Juni 2020, ada 36 Perusahaan yg mengajukan izin tower di Kota Tangerang, diantaranya :
1. PT Inti Bangun Sejahtera
2. PT Dayamitra Telekomunikasi
3.PT Geosparial Mandiri
4. PT Centratama Menara Indonesia
5. PT Komet Infra Nusantara
6. PT AirNav Indonesia
7.PT Profesional Telekomunikasi Indonesia
8.PT Bach Multi Global
9. PT Solusi Tunas Pratama
10. PT Permata Karya Perdana
11.PT Infrassys Persada
12. PT Gametraco Tunggal
13. PT Telehouse Engineering
14. PT Tower Bersama Group
15. PT Indosat tbk
16. PT Protelindo
17. PT Putra Arga Binangun
18. PT Akses Prima Indonesia
19. PT Mitrayasa Sarana Informasi
20. PT Komet Konsorsium
21. PT primacom Interbuana
22. PT Telekomunikasi Selular
23. PT Karisma Daya Indo
24. PT Iforte
25. PT Iforte Solusi Infotek
26. PT Quattro Internasional
27. PT Telkomsel
28. PT Lasmana Swasti Prashida
29.PT Turangga Empat Tiga
30. PT Mandau Jaya Kontrindo
31. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia
32. PT Ciptakomunindo Pradipta
33. PT Persada Sokka Tama
34. PT Bumen Duta Cipta Sarana
35. PT Smart Telecom
36. PT Surya

Sementara itu jumlah total pengajuan rekomendasi yang tercatat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang sebanyak 821 titik tower, dengan tahun pembangunan tower tertua pada tahun 2000 dan termuda tahun 2020. Artinya sudah ada tower di Kota Tangerang yang berusia 20 tahun. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top