Infrastruktur

Kota Tangerang Berpotensi Jadi “Hutan Tower”, Pemkot Diminta Bersikap Tegas

Ilustrasi BTS

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Keberadaan tower telekomunikasi, atau tower BTS (Base Transceiver Station) yang umum disebut stasiun pemancar di Kota Tangerang mempunyai persoalan tersendiri. Pasalnya tower yang berfungsi sebagai penerima atau pemancara sinyal radio dinilai terlalu banyak.
“Hasil pendataan kami, sekitar 1000 tower yang berdiri di Kota Tangerang baik yang komersil maupun lembaga,” kata Sekretaris Eksekutif LIBRA (Lembaga Independen Bela Rakyat) Edi Sapros kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Terkait hal itu, kata Edi lagi, LIBRA meminta Pemkot Tangerang bersikap tegas, dengan melakukan penertiban terhadap keberadaan tower yang diduga tidak memiliki izin, ataupun yang letaknya sudah tidak sesuai dengan regulasi yang dibuat oleh Pemkot Tangerang. “Berdasarkan Perda no 9 tahun 2017 tentang penataan dan pengendalian menara telekomunikasi, harus ada tower yang tidak masuk dalam zonasi (insell) harus ditertibkan, kami mendukung rencana yang akan dilakukan Pemkot Tangerang,” ujarnya.

Edi menambahkan, Pemkot sudah memberi toleransi yang cukup lama yaitu selama 3 tahun, agar perusahaan pemilik tower menertibkan tower yang dimiliki.

“Waktu yang disediakan Pemkot cukup lama, maka sudah saatnya sekarang ditertibkan. Walikota bisa perintahkan Satpol PP melakukan penertiban, karena aturan hukumnya jelas,” kata Edi.

Selain menyalahi ketentuan, keberadaan tower tersebut tambah Edi, juga bisa membahayakan masyarakat sekitar, karena banyak tower yang berusia tua, bahkan ada yang sudah 20 tahun. “Rata-rata tower uda berdiri lebih dari 10 tahun, secara kekuatan besi nya sudah kena korosi, kalau dibiarkan bisa roboh, kalau sudah begitu masyarakat nanti yang jadi korban,” tuturnya.

Selain itu tambah Edi, kondisi ini menyebabkan kondisi Kota Tangerang bisa dikategorikan sebagai kawasan “hutan tower” dengan luas Kota Tangerang yang hanya
153,93 km2. Namun memiliki jumlah tower diperkirakan mencapai kurang lebih 1000 tower.
“Artinya dalam radius 1530 M2, terdapat satu tower, ini sudah sangat tidak layak.”

Sementara itu berdasarkan data Dinas PUPR Kota Tangerang, ada sebanyak 36 perusahaan yang mengajukan izin tower di Kota Tangerang.
“Dalam data terakhir ada 821 titik tower yang mengajukan rekomendasi ke kita, dengan jumlah perusahaan sebanyak 36 PT,” kata Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Kota Tangerang, Fahri Yudi kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Namun dari jumlah tersebut, Yudi belum bisa memastikan berapa jumlah tower yang diluar zona (Out Sell). “Kalau data jumlah yang diluar zona, kita belum mendata, ini yang masuk adalah yang mengajukan izin ulang dan izin baru,” katanya.

Kedepan tambah Yudi, pihaknya akan melakukan pendataan ulang ke lapangan, untuk mengetahui pasti berapa jumlah tower di Kota Tangerang. Jadi bisa diketahui berapa yang masuk zona, dan berapa yang diluar zona, yang tentunya harus ditertibkan.

Diketahui berdasarkan data Dinas PUPR sampai bulan Juni 2020, ada 36 Perusahaan yg mengajukan izin tower di Kota Tangerang, diantaranya :
1. PT Inti Bangun Sejahtera
2. PT Dayamitra Telekomunikasi
3.PT Geosparial Mandiri
4. PT Centratama Menara Indonesia
5. PT Komet Infra Nusantara
6. PT AirNav Indonesia
7.PT Profesional Telekomunikasi Indonesia
8.PT Bach Multi Global
9. PT Solusi Tunas Pratama
10. PT Permata Karya Perdana
11.PT Infrassys Persada
12. PT Gametraco Tunggal
13. PT Telehouse Engineering
14. PT Tower Bersama Group
15. PT Indosat tbk
16. PT Protelindo
17. PT Putra Arga Binangun
18. PT Akses Prima Indonesia
19. PT Mitrayasa Sarana Informasi
20. PT Komet Konsorsium
21. PT primacom Interbuana
22. PT Telekomunikasi Selular
23. PT Karisma Daya Indo
24. PT Iforte
25. PT Iforte Solusi Infotek
26. PT Quattro Internasional
27. PT Telkomsel
28. PT Lasmana Swasti Prashida
29.PT Turangga Empat Tiga
30. PT Mandau Jaya Kontrindo
31. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia
32. PT Ciptakomunindo Pradipta
33. PT Persada Sokka Tama
34. PT Bumen Duta Cipta Sarana
35. PT Smart Telecom
36. PT Surya.

***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top