Market

Rudi Masud Kritisi Perilaku TKA China Terkesan Abaikan Prokes

Rudi Masud Kritisi Perilaku TKA China Terkesan Abaikan Prokes

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Anggota Komisi III DPR Rudy Masud menyoroti banjirnya tenaga kerja asal China yang terus masuk ke Indonesia, karena kedatangan para TKA ini terkesan tidak mengindahkan protokol kesehatan yang ketat pada saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. “Pihak imigrasi harus bisa menjelaskan soal TKA China ini. Perlakuan berbeda saat umat dilarang untuk Mudik Lebaran, sedang mereka seolah bebas keluar masuk,” katanya di Jakarta, Jumat (11/6/2021).

Lebih jauh kata Harum-sapaan akrabnya , seharusnya Dirjen Imigrasi bisa menjelaskan kepada publik, kenapa hal ini bisa terjadi. Karena kejadian tersebut bisa dilihat dari kedatangan TKA China Bandara Soekarno -Hatta, Cengkareng. “Mereka yang baru saja tiba dari RRC (Tingkok), begitu tiba di Bandara Soetta, harusnya langsung melakukan isolasi mandiri dulu, tapi yang terjadi malah mereka langsung diterbangkan ke Manado atau Kendari,” terangnya.

Nah, kata Harum, tentu akan berbeda perlakuan dan prosedurnya, kalau memang penerbangannya langsung dari Tiongkok- Manado atau Tiongkok-Kendari. Maka TKA tak perlu melakukan pemeriksaan atau isolasi mandiri di Bandara Soetta. “Sementara kita, kalau mau melakukan perjalanan ke luar negeri harus Tes Antigen atau PCR Swab dulu. Jadi para TKA China ini terkesan tak menerapkan protokol kesehatan. Jadi saya melihat ini cukup berbahaya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Khusus Bandara Soekarno Hatta, Romi Yudianto
mengatakan ada lebih dari 20 ribu WNA China yang keluar masuk Indonesia sepanjang Januari hingga 20 Mei 2021.

Tepatnya berjumlah 20.057 WNA China yang keluar masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. “Jumlah tersebut bukan hanya masuk saja, tapi keluar masuk. Banyak juga WN China yang keluar dari Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta, yaitu sebanyak 17.730 orang,” ujarnya, Selasa (25/5/2021).

Menurutnya, WNA China tersebut bukan hanya Tenaga Kerja Asing atau TKA, melainkan ada pula yang melakukan misi kemanusian, medis, ataupun tujuan diplomasi.

“Jadi enggak hanya TKA, ada juga yang misi kemanusiaan. Bukan sekadar berkunjung untuk wisata, mereka pegang dokumen sesuai aturan yang berlaku saat ini,”ungkapnya.

Bukan hanya WNA China yang hilir mudik di Indonesia. Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta juga mencatat, setidaknya ada 148.642 warga negara asing (WNA) yang berangkat dan pergi dari atau ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk bulan Januari 2021 sampe tanggal 24 Mei 2021, hari ini, WNA yang datang dan berangkat ada 148.642 orang,” ungkap Romi.

Dengan rincian kedatangan sebabyak 74.703 orang dan keberangkatan sebanyak 73.939 orang. ***

BERITA POPULER

To Top