Industri & Perdagangan

PT KS Dituding Senang Impor, Mukhtarudin: Benahi Sektor Hulu Lewat Pansus

Anggota Komisi VII PR Mukhtaruddin/Foto: Istimewa

Penulis: Abdul Rohman
Editor : Kamsri

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-–Banjirnya baja impor membuat industri baja nasional terancam. Karena itu, perlu dibenahi sektor hulunya terkait biji besi. Sehingga mampu PT Krakatau Steel bisa memproduksi baja yang mampu bersaing. “Jadi, Pansus ini satu hal yang urgen untuk membenahi hulu ya. Selama masalah ini tidak diselesaikan, maka selamanya kita akan bergantung pada impor biji besi,” kata Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin di saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Minerba Kementerian ESDM dan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian di Parlemen Senayan Jakarta, Selasa, (29/9/2021).

Menurut Mukhtarudin, Pansus penting mengingat bahan baku baja merupakan kebutuhan pokok bagi pengembangan pembangunan infrastruktur, konstruksi, dan industri di tanah Air. “Sampai hari ini KS belum juga ada pembenahan di sektor hulu ya. Apakah memang KS ini sudah Happy dengan Impor,” tanya Mukhtarudin.

Bahkan, lanjut dia, proyek mangkrak PT Meratus Jaya Iron and Steel, anak perusahaan KS yang ada di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan yang sudah menyerap dana negara 2 triliunan lebih dari target 3,9 triliun pun investasinya tidak berfungsi. “Apakah memang KS happy dengan impor saja. Gitu lho. Sedangkan Presiden Joko Widodo saat peresmian pabrik baru punya harapan besar bahwa Indonesia akan berdaulat di segi baja,” tegas Mukhtarudin.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo, Selasa, (21/9), berharap, produksi baja lembaran panas atau Hot Strip Mill 2 milik BUMN PT Karakatau Steel Tbk (KS) Tbk di Cilegon, Banten bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga negara mampu kurangi impor dan menghemat Rp29 triliun per tahun.

Mukhtarudin mengatakan presiden Jokowi saat peresmian pabrik baru PT Krakatau Steel tersebut punya harapan besar agar Indonesia akan berdaulat secara mineral. Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyambut positif usuluan tersebut. “Saya kira ini betul sekali, adanya pansus, agar kita bisa melibatkan lintas Komisi. Ini catatan bagus untuk kita tindaklanjuti,” ujar Sugeng.

BERITA POPULER

To Top