MAKASAR, SUARAINVESTOR.COM-Proyek Strategis Nasional (PSN) akses Tol Makassar New Port (MNP) dinilai sangat strategis terhadap posisi Makassar sebagai pintu gerbang di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Tol MNP ini diharapkan memudahkan distribusi barang ke daerah, bahkan bisa meningkatkan konektivitas Pelabuhan. “Pengiriman logistik tidak melalui jalan kota. Tentunya diharapkan meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia baik dalam konteks regional dan internasional,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (1/4/2022).
Lebih jauh Andi Iwan menjelaskan masih ada kendala yang dihadapi dalam PSN ini terkait proses pembebasan lahan. Namun demikian bisa diatasi. “Sinergi PUPR, Pemda dan Pelindo berjalan sangat lancar dan baik. Sehingga pembebasan lahan, bisa teratasi. Hal ini menjadi kunci keberhasilan penanganan dari pembebasan lahan. Sehingga target pada Juni 2023 bisa terealisasi dan bisa langsung beroperasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Andi Iwan, DPR terus men-support agar Makassar New Port ini bisa running well, 100 persen bekerja, juga dapat melayani kebutuhan-kebutuhan masyarakat di sini. “Tol MNP ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadi solusi dalam mengurai kemacetan bagi angkutan barang atau logistik,” terang Legislator daerah pemilihan (dapil) Sulsel III tersebut.
Sementara itu, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR Budi Harimawan Seimihardjo
menjelaskan proyeksi kapasitas pelabuhan 900 ribu TEU’s pada 2023. “Saya yakin target Juni 2023 yang tinggal 14 bulan lagi dari sekarang bisa terealisasikan dengan baik, berjalan lancar, bisa langsung beroperasi,” harapnya.
Ditambahkan Budi, proyek Tol MNP ini menjadi salah satu contoh proyek yang betul-betul KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha). ***
Penulis : Iwan Damiri
Editor : Kamsari








