Market

Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang, Zaki Targetkan Vaksinsasi Capai 70%

Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang, Zaki Targetkan Vaksinsasi Capai 70%
Kiri, Bupati Tangerang Zaki Iskandar Sedang Membuka Rapat Pembahasan Pilkades Serentak Pada 77 Desa/ Foto: A Rohman

Penulis: A Rohman

Editor : Chandra

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Pandemi Covid-19 tak menyurutkan pelaksanaan Pilkades Kabupaten Tangerang. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mempersiapkan pelaksanaan Pilkades Serentak pada 77 desa, 10 Oktober 2021. “Tinggal pelaksanaan tambahan, misalnya untuk melaksanakaan vaksinasi di 77 desa tersebut agar masyarakat yang melaksanakan pemilihan suara sudah tervaksin minimal 70% dari pemilih suara,” kata Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar usai rapat bersama Danrem 052 Wijayakrama, Kolonel Infanteri Rano Maxim Adolf Tilaar dan unsur Forkopimda yang membahas pelaksanaan Pilkades Serentak. Rapat tersebut digelar di Aula Darmawanita Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (29/9/2021).

Diakui Zaki Iskandar, perlu koordinasi untuk persiapan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak. “Untuk itu semua harus siap, sigap dan tanggap mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.”

Terkait dengan kerawanan, ada beberapa titik kerawanan yang nanti menjadi fokus bagi petugas keamanan dan personil di kecamatan dan desa masing- masing.

“Untuk tiga hari ke depan, para camat akan bekerja sama dengan pejabat kepala desa dalam rangka mendata dan memverifikasi seluruh masyarakat, baik yang sudah mendapatkan vaksin maupun yang belum mendapatkan vaksin untuk kemudian nanti dari data tersebut akan digelar proses vaksinasi kepada masyarakat terutama di 77 desa tadi,” ucapnya.

Peserta Rapat Forkompida/ Foto: A Rohman

Peserta Rapat Forkompida/ Foto: A Rohman

Sementara itu, Danrem 052 Wijayakrama, Kolonel Infanteri Rano Maxim Adolf Tilaar menambahkan pihaknya siap sedia melakukan pengamanan terkait pelaksanaan Pilkades Serentak yang akan digelar pada 10 Oktober 2021 pada 77 desa.

Pihaknya, kata Zaki, pun akan melakukan pengamanan dan apabila dibutuhkan akan melakukan permintaan penambahan pasukan dari Kodam Jaya atau BKO. “Kami akan mengirimkan pasukan minimal di satu TPS ada satu anggota TNI yang melakukan pengamanan dan penjagaan, didampingi dengan anggota Polri terlebih di lokasi-lokasi yang rawan,” imbuhnya. ***

 

BERITA POPULER

To Top