Market

Perlu Dimaksimalkan, DPR Soroti Serapan Anggaran Dua Ditjen Perhubungan

Perlu Dimaksimalkan, DPR Soroti Serapan Anggaran Dua Ditjen Perhubungan
dpr.go.id

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Wakil Ketua Komisi V DPR, Andi Iwan Darmawan Aras menyoroti serapan anggaran Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perkerataapian. Karena itu perlu dimaksimalkan agar bisa mencapai target pembangunan. “Realisasi anggaran Ditjen Pehubungan Udara, dalam APBN 2021, Agustus 2021 adalah 50,49%. Sementara realisasi anggaran Ditjen perkeretapian dalam APBN Agusts 2021, mencapai 49,17%,” katanya saat membuka rapat
Komisi V DPR dengan Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perkerataapian di Jakarta, Rabu (1/9/2021).

Lebih jauh kata Politisi Gerindra, dalam rapat kerja antara Komisi V DPR dengan Menteri Perhunubungan, Kamis, 26/8/2021, telah disepakati beberapa hal diantaranya, memahami penjelasan Kemenhun sehubungan dengan alokasi anggaran Kemenhub sebesar Rp32,9 Triliun dalam Nota Keuangan RAPBN 2022. “Anggaran untuk Ditjen Perhubungan Udara sebesar Rp7,305 Triliun yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan, antara lain infrastruktur konektifitas transportasi udara, pelayanan transportasi udara dan kegiatan keselamatan dan keamanan trasportasi udara.”

Selanjutnya, kata Calon Gubenur Sulawesi Selatan ini, anggaran Ditjen Perkeretaapian, sebesar Rp6,7 Triliun yang akan dipergunakan untuk mendukung kegiatan antara lain, infrastruktur konektifitas transportasi perkererat apian, keselamatan dan keamanan transportasi perkeretaapian dan dukungan manejemen.

Disisi lain, lanjut Andi, Komisi V DPR mengingatkan kembali agar dalam porses penyusunan anggaran 2022, dalam tiap-tiap unit organisasi eselon satu agar benar-benar, dapat memperhatikan dan mengakomodir saran dan masukan dari Komisi V DPR.

Selanjutnya berdasar pengawasan Komisi V DPR RI, terdapat sejumlah permasalahan yang perku mendapat perhatian dari Ditjen Perhubungan udara dan Ditjen Perkeretaapian, antara lain

1.Mendukung upaya pencengahan dan penanganan Covid-19, disektor transportasi udara dan perkeretaapian serta mengedepankan aspesk kesehatan, keselamatan dan kenyamanan transportasi.

2.Melanjutkan pembangunan infrastrutkur konektifitas yang produktif dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdampak lansung, bagi masyarakat.

3.Memastikan keberlajuttan program Multiyears Contrac dan penyelesaian program strategis nasional yang tertunda pada 2020 dan 2021.

4.Melaksanakan program-progam yang menumbuhkan UKM-UKM melalui skema padat karya dan pemberdayaan masyarakat.

5.Progam peningkatan SDM sektor transportasi udara dan perkerataapian perlu ditingkatkan. ***

 

 

BERITA POPULER

To Top