Infrastruktur

Jokowi: Perusahaan Tambang Wajib Peduli Lingkungan

Jokowi: Perusahaan Tambang Wajib Peduli Lingkungan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau ketersediaan beras dan menyerahkan bantuan cadangan pangan pemerintah di Kompleks Pergudangan Tanah Grogot, Kabupaten Paser/Sumber Foto: BPMI Setpres

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Presiden Joko Widodo mengingatkan seluruh perusahaan pertambangan harus peduli terhadap lingkungan dan wajib melakukan reklamasi. Padahal masalah lingkungan ini sangat penting dan kewajiban. “Yang paling penting perusahaan pertambangan itu harus peduli pada lingkungan, kemudian reklamasi kalau sudah ditambang itu harus, itu kewajiban, nggak boleh ditawar-tawar urusan reklamasi,” kata Presiden Joko Widodo di Kalimantan Timur, Kamis, (26/9/2024).

Beberapa waktu lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi upaya perbaikan lingkungan yang dilakukan oleh PT Vale Indonesia di wilayah pertambangan mereka. Presiden juga meminta perusahaan tambang lainnya untuk melakukan hal serupa. “Ini akan saya perintahkan, segera saya perintahkan kepada seluruh perusahaan tambang di Indonesia mengopi/meniru apa yang telah dilakukan PT Vale,” ujar Presiden, di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (30/03/2023).

Presiden mengaku sempat meninjau langsung upaya perbaikan lahan ditambang yang dilakukan oleh PT Vale. Presiden menilai upaya tersebut dilakukan dengan sangat baik sehingga tidak terjadi kerusakan lingkungan. “Saya juga cek tadi bagaimana PT Vale menyiapkan bibit-bibit untuk merehabilitasi, mereklamasi lahan-lahan bekas tambang, ini sangat bagus,” ucapnya.

Selain itu, Presiden juga meninjau arboretum atau tempat berbagai bibit ditanam dan dikembangbiakan untuk tujuan penelitian atau pendidikan. Presiden mengapresiasi upaya edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan yang dilakukan PT Vale kepada anak-anak.“Ini sangat penting sekali, karena sekali lagi, tambang ini bukan hanya akan kita nikmati tetapi harus juga dinikmati oleh anak cucu kita dalam mungkin bentuk yang lain,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peresmian, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman.***

Penulis : Budiana
Editor  : Budiana

BERITA POPULER

To Top