Industri & Perdagangan

Jelang Ramadhan, Bulog Pasok 200 Ton Jagung

SURABAYA—Kebutuhan pangan terutama jagung menjelang Ramadhan dan Lebaran perlu diwaspadai. Oleh karena itu Perum Bulog mengalokasikan jagung untuk operasi pasar di wilayah Jawa Timur sebesar 200 ton, untuk menekan tingginya harga jagung akibat kelangkaan komoditas itu di pasaran. “Volume jagung untuk operasi pasar akan ditambah apabila ada permintaan, atau disesuaikan dengan permintaan pasar,”kata Wakil Kepala Perum Bulog Divre Jatim Dedi Supriady di Surabaya, Rabu (1/6/2016).

Bulog Jatim melakukan operasi pasar dilakukan secara serentak mulai akhir Januari 2016 hingga Maret 2016, dan tahap awal untuk wilayah Jatim mendapatkan alokasi 200 ton yang didistribusikan ke Surabaya, Kediri, Malang, Blitar, Pasuruan, dan Jember.

Dedy menjelaskan, kelangkaan jagung di pasaran telah menyebabkan harga jagung tinggi, dan saat ini telah bergerak naik dilevel Rp5.500 per kilogram hingga Rp 6.200 per kilogram, dari awalnya di bawah kisaran Rp4.000 per kilogram.

Oleh karena itu, pada 29 Januari 2016 pemerintah pusat menugaskan Perum Bulog untuk melakukan operasi pasar jagung di empat wilayah yakni Banten, Cirebon, Semarang, serta Surabaya, dengan harga Rp3.600 per kilogram.

“Operasi pasar jagung hanya dikhususkan untuk pengusaha peternakan dan pengusaha makanan ternak, sebab tujuannya untuk stabilisasi harga telur dan daging ayam yang banyak dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga jagung juga telah dikeluhkan banyak peternak, khususnya peternak kecil, karena menambah ongkos produksi, akibatnya kenaikan ini mendorong terjadinya lonjakan harga telur serta daging ayam yang akan mengancam stabilitas inflasi di Jatim.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top