Market

Festival Museum dan Sejarah Jakarta 2024 Berpotensi Dongkrak Pariwisata Nasional

Festival Museum dan Sejarah Jakarta 2024 Berpotensi Dongkrak Pariwisata Nasional
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Museum dan Sejarah Jakarta/foto: dok Dinas Kebudayaan DKI

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–Keberadaan museum sangat berkaitan erat dengan dunia pendidikan, budaya dan pariwisata. Karena itulah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Museum dan Sejarah Jakarta. Kegiatan festival itu sekaligus untuk merumuskan, mengoordinasikan, melaksanakan, membina, memantau, dan mengevaluasi kebijakan salah satunya di bidang sejarah dan permuseuman.

Dalam rangka melaksanakan inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelamatan, dan publikasi permuseuman maka dilaksanakan aktivitas Festival Museum dan Sejarah Jakarta. “Melalui aktivitas ini diharapkan seluruh pengunjung dapat teredukasi dengan informasi yang berasal dari koleksi museum dan sejarah dari setiap museum dan wilayah administrasi yang turut berpartisipasi,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Iwan Henry Wardhana, di Jakarta, Senin (28/10/2024).

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan diketahui terdapat 74 museum di wilayah Jakarta baik milik Pemerintah, Pemerintah Daerah, ataupun setiap orang. Setiap museum tersebut tentunya memiliki koleksi-koleksi dengan beragam informasi sejarah yang dapat disajikan kepada pengunjung. “Pengetahuan yang didapat menjadi pembelajaran dan pengalaman tersendiri bagi masyarakat dan bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari baik sebagai pelajar, mahasiswa, akademisi, ataupun masyarakat umum,” ujarnya.

Demikian halnya dengan setiap wilayah kabupaten/kota administrasi memiliki potensi objek kebudayaan yang beragam baik yang terkategorikan Cagar Budaya, Warisan Budaya Takbenda, ataupun bukan keduanya namun mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, kebudayaan, teknologi, dan/atau pariwisata. “Festival Museum berpotensi mendongkrak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia,” papar Iwan lagi

Lebih jauh Iwan menambahkan bahwa keberagaman informasi tersebut akan lebih efektif jika disajikan dalam bentuk festival. Aktivitas tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya terkait sejarah dan permuseuman. Kualitas dari edukasi tersebut juga perlu didukung dengan kemajuan industri, inovasi, dan infrakstruktur yang mumpuni.

Perihal tersebut yang juga menjadi perhatian dari International Council of Museums (ICOM) pada International Museum Day 2024 yang mengusung tema “Museums, Education and Research”. Museum bukan hal baru menjadi sumber pembelajaran dan penyajian sejarah menjadi penting adanya mengingat nantinya pengunjung berasal dari segala lapisan umur dan beragam latar belakang pendidikan.

Festival akan terdiri rangkaian kegiatan yaitu seminar nasional, pameran yang didukung dengan teknologi digital dan desain kekinian, bazar buku sejarah, talkshow, dan pengenalan destinasi wisata Jakarta. Pada kegiatan ini juga diluncurkan Buku Panduan Pemugaran Cagar Budaya yang berisi tentang langkah atau cara-cara melakukan perawatan atau pemugaran untuk bangunan cagar budaya yang sesuai dengan kaidah-kaidah cagar budaya. “Panduan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pemilik/pengelola bangunan cagar, para perencana/arsitek cagar budaya serta seluruh stakeholder yang terkait dengan cagar budaya,” pungkas Iwan. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Kamsari

BERITA POPULER

To Top