Headline

Ekonomi Bali Masih Lesu, Parta Desak Restukturisasi Perbankan Diperpajang Hingga 2025

Ekonomi Bali Masih Lesu, Parta Desak Restukturisasi Perbankan Diperpajang Hingga 2025
I Nyoman Parta/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Anggota Komisi VI DPR I Nyoman Parta mendesak agar restrukturisasi kredit perbankan untuk masyarakat Bali diperpanjang hingga 2025. Karena berdasarkan data bahwa restrukturisasi perbankan ini akan selesai pada Maret 2023. “Ada permintaan dari Gubernur Bali, bahwa restrukturisasi ini tetap dilonggarkan, karena industri pariwisata Bali belum pulih seperti sediakala,” katanya dalam rapat dengar pendapat dengan PT.PPA, PT KRAS, BTN, dan Semen Kupang di Komisi VI DPR, Kamis (30/6/2022).

Menurut Parta, ekonomi Bali sampai saat ini belum bangkit. Sehingga masih menyulitkan warga Bali yang membayar kredit rumah ke BTN. Dulu sebelum pandemi, kata Politisi PDIP, Garuda terbang 15 kali sehari, namun sekarang hanya 7 kali sehari. Sementara Citilink masih tetap 7 kali sehari, sedangkan Pelita Air hanya 2 kali sehari. “Jadi masih sangat minim penerbangan,” paparnya.

Kondisi ini, lanjut Legislator dari Pulau Dewata, makin membuat lama ekonomi Bali untuk pulih kembali. Karena, wisatawan yang datang ke Bali sekitar 65.000/hari, sekarang tidak sampai segitu, apalagi penerbangannya makin berkurang. “Ditambah harga tiket mahal sekali, bahkan tinggi sekali,” jelasnya.

Saat ini terdapat sekitar 88 jadwal penerbangan domestik dan 30 penerbangan internasional, dimana mereka terbang sekitar 230 take off-landing, padahal sebelumnya terdapat dari 400 take off-landing. “Karena akan ada penambahan penerbangan dari 32 menjadi 70, maka sebaiknya dipercepat kebijakan tersebut. Jadi perbanyak penerbangan ke Bali, supaya ekonomi Bali cepat bangkit,” tuturnya.

Parta meminta agar penambahan penerbangan ke Bali terkoneksi dengan daerah-daerah wisata lainnya di Indonesia. Jadi memang sebaiknya ditambah rute Jakarta-Bali, Surabaya-Bali dan Yogyakarta-Bali. “Rute-rute ini mamang sangat dinantikan oleh para wisatawan, menuju Bali maupun ke luar Bali,” pungkasnya. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Kamsari

BERITA POPULER

To Top