Nasional

E-KTP, Golkar Minta Semua Kedepankan Praduga Tak Bersalah

JAKARTA – Terkait polemik isu proyek e-KTP yang diduga menyeret anggota dan pimpinan DPR RI, Ketua DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur, Azis Samual berpendapat, sebaiknya semua pihak bersikap elegan. Yaitu menghormati asas praduga tidak bersalah dan supremasi hukum dengan menghormati proses pengadilan yang sedang berjalan di pengadilan Tipikor, sampai ada keputusan hukum yang bersifat Tetap (inchracht).

“Jadi,sSebaiknya kita tidak memvonis bersalah atau menjatuhkan hukuman sosial terhadap beberapa kader Partai Golkar yang ditengarai menerima dana Suap e-KTP. Sebab, negara kita adalah negara hukum yang menjunjung tinggi asas praduga tak bersalaha (presumption of inocence),” demikian Azis Samual pada wartawan di Jakarta, Rabu (15/3/2017)..

Karena itu kata Azis, setiap fungsionaris DPP Golkar agar menjaga kehormatan partai Golkar, dengan tidak mengumbar pernyataan ke publik dengan tujuan mempermalukan kepemimpinan Partai Golkar sendiri. “Maka bila ada persoalan yang dipandang merupakan domaim internal partai Golkar, tentu hal tersebut seharusnya dibahas dalam rapat internal partai,” tambahnya.

Dengan demikian menurut Azis, pernyataan pengurus DPP Golkar Yorrys Raweyai, yang telah mengumbar pemberitaan ini secara luas di media, adalah pernyataannya pribadi dan bukan merupakan sikapp partai, karena berbagai pernyataannya tersebut cenderung provokatif dan bersifat prasangka negatif mengingat belum ada pembuktian hukum di pengadilan. .

“Dari aspek etika dan peraturan kepartaian, pernyataan Yorrys Raweyai dengan demikian harus dianggap melanggar norma PDLT khususnya pada poin mengenai loyalitas. Untuk itu DPP Partai Golkar agar memanggil Yorrys untuk mengklarifikasi pernyataannya mengenai Ketum Partai Golkar Setya Novanto,” pungkasnya.‎

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top