Market

Dubes UE Vincent Temui Hafizs Tohir Bahas Ekonomi, Keamanan dan Geopolitik

Dubes UE Vincent Temui Hafizs Tohir Bahas Ekonomi, Keamanan dan Geopolitik
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa, Vincent Pickard/Foto: Dok Pribadi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Achmad Hafisz Tohir menerima kunjungan Duta Besar Uni Eropa, Vincent Pickard. Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa hal strategis terkait hubungan bilateral Indonesia-Uni Eropa, termasuk perkembangan politik, ekonomi dan keamanan.
Seperti diketahui bahwa Uni Eropa terdiri dari banyak negara. “Jadi Mr Vincent merupakan Duta Besar untuk Uni Eropa, jadi bukan hanya Belgia, Belanda ataupun Jerman dan lain-lain,” ujar Hafisz usai pertemuan dengan Dubes Uni Eropa Vincent Pickard , di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Dubes Uni Eropa Vincent Pickard memohon kepada BKSAP DPR agar konflik tersebut dapat ikut dibahas bersamaan dengan forum P-20 pada bulan Oktober 2022/Foto: Dok Pribadi

Dubes Uni Eropa Vincent Pickard memohon kepada BKSAP DPR agar konflik tersebut dapat ikut dibahas bersamaan dengan forum P-20 pada bulan Oktober 2022/Foto: Dok Pribadi

Dalam courtassy call tersebut, kata Anggota Komisi XI DPR, banyak hal yang dibahas terkait perkembangan politik ekonomi dan juga keamanan yang terkini yang terjadi di Eropa.

Apalagi konflik yang terjadi antara Ukraina dengan Rusia, bahwa Indonesia dan Uni Eropa memiliki sebuah pandangan yang sama, yakni menginginkan penghentian perang tersebut.

Karena itu Dubes Uni Eropa Vincent Pickard memohon agar konflik tersebut dapat ikut dibahas bersamaan dengan forum P-20 pada bulan Oktober 2022 di Gedung DPR RI.   “Meskipun dalam P20 pembahasan lebih kepada ekonomi, tetapi secara khusus dari Pak Vincent meminta agar juga masalah konflik Rusia-Ukraina itu bisa dibahas di P20, karena konflik ini sangat mempengaruhi hajat hidup orang banyak di Eropa bahkan Asia dan Amerika,” papar Mantan Ketua Komisi VI DPR.

Dari sisi ekonomi, Wakil Ketua umum PAN ini menambahkan perang Ukraina-Rusia telah menyebabkan Eropa mengalami kesulitan ekonomi, sehingga mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas. Padahal setiap manusia berhak mendaptkan penghidupan yang layak dan akses makanan serta minuman yang mudah.   “Bahkan World Bank telah mengoreksi pertumbuhan ekonomi turun 1% lebih, ini merupakan persoalan bagi mereka di mana biaya energi, seperti konsumsi gas dan listrik naik tinggi, makanan gandum juga naik tinggi, bahkan gas mengalami penyetopan supply dan ini tentu saja melanggar Human Right bahwa semua rakyat berhak mendapatkan akses penghidupan yang layak dan makanan serta minuman,” tambah anggota Komisi XI DPR RI.

Vincent tampak berbincang santai dengan Hafisz Tohir usai membahas hubungan bilateral/Foto: Dok Pribadi

Vincent tampak berbincang santai dengan Hafisz Tohir usai membahas hubungan bilateral/Foto: Dok Pribadi

Selain bahas perkembangan politik, ekonomi dan keamanan, Hafisz dan Vincent juga membahas mengenai kebijakan ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya yang akhirnya dibuka kembali oleh Presiden Joko Widodo, pada Senin (23/5/2022), karena sejak 28 April 2022, ekpor komoditi ini sempat dihentikan.

Dubes UE Vincent Temui Hafizs Tohir Bahas Ekonomi, Keamanan dan Geopolitik

Disisi lain, Hafisz menjelaskan kebijakan tersebut merupakan kebijakan yang seasonal yang dibuat guna menstabilkan harga minyak goreng di dalam negeri. “Jadi kita tidak bisa memandang hanya satu dua sudut pandang, tapi kita juga bergaul dengan negara sahabat, kita juga memberikan kemudahan akses tersebut. Saya kira ini suatu kerjasama yang baik ya, suatu saat kita akan mengalami persoalan yang sama mereka pun akan bisa membantu kita, sehingga kesetaraan ini akan kita kedepankan,” sebutnya.

Terakhir, Legislator Dapil Sumatera Selatan I ini juga menyinggung tentang adanya salah satu anggota parlemen Eropa yang sempat melontarkan statement tentang Papua yang dinilai menyudutkan Indonesia.

Dubes UE Vincent Temui Hafizs Tohir Bahas Ekonomi, Keamanan dan Geopolitik

Menanggapi hal tersebut, Vincent mengatakan statement tersebut merupakan pendapat pribadi, bukan berasal dari Parlemen Eropa.

Untuk itu, Hafisz meminta Vincent mengklarifikasi hal tersebut, agar tidak mengganggu kerja sama yang sudah baik selama ini antara Indonesia – Uni Eropa. “Karena itu hanya statement pribadi, saya kira tidak akan berdampak, kita baru bisa membahas ketika itu memang di komunikan resmi, jika bukan komunike resmi maka tidak ada what’s the point yang perlu dibahas karena memang tidak ada komunikasi resmi. Maka dari itu kita sampaikan kepada Pak Vincent tolong hal ini juga diklarifikasikan di sana,” pungkasnya. ***

Penulis : Iwan Damiri
Editor   : Eko

 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top