JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kalangan DPR mendesak distribusi alokasi pupuk subsidi harus tepat sasaran. Karena itu, data mengenai jumlah petani harus up date. “Saat ini yang lebih ditekankan adalah soal data, tentu kami juga mendorong ada subsidi khusus untuk para petani,” kata Anggota Komisi IV DPR RI Ravindra Hartarto kepada Wartawan, Rabu, (02/11/2022).
Ravindra menyebut saat ini Komisi IV sedang berfokus pada aspek pendataan untuk alokasi pupuk subsidi kepada petani.
Politisi Partai Golkar ini menuturkan harga pupuk saat ini tentu ada pengaruh dengan kondisi global. Salah satu penyebabnya, adalah konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, kondisi ini secara tidak langsung itu ada dampaknya. “Karena gas merupakan komponen dasar pupuk kimia,” tuturnya.
Ravindra menekankan data menjadi pekerjaan rumah utama yang harus dibenahi oleh stakeholder terkait. Hal tersebut untuk memastikan adanya kesinambungan untuk mendata petani yang rentan terhadap fluktuasi harga dan ini diharapkan tepat sasaran.
Selain itu, BPS juga dalam waktu dekat akan membuat survei pertanian yang lebih komprehensif.
Menurutnya, data yang akan disajikan oleh BPS tersebut akan melibatkan lintas Kementerian untuk memastikan alokasi pasokan data pupuk dapat terdistribusi secara tepat. “Jadi data ini harus terus diperbaharui dan diperbaiki supaya tidak terjadi disinformasi untuk perpaduan tersebut,” tutupnya.








