Jawa Timur

Dari Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, MPR: Pemuda Berperan Penting Dalam Mengamalkan Pancasila

Dari Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, MPR: Pemuda Berperan Penting Dalam Mengamalkan Pancasila
Anggota MPR RI Ahmad Irawan memberikan sambuta pada acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan/Foto: Eko

MALANG, SUARAINVESTOR.COMMajelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendorong pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Karena itulah, pemuda memiliki peran penting dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. “Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga panduan hidup yang harus diimplementasikan oleh seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda,” kata Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Irawan, S.H., M.H usai memberi sambutan dalam sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di desa Sukoanyar Kabupaten Malang, Rabu, (14/5/2025).

Hadir pula dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar itu, puluhan pemuda dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pelajar, aktivis dan berbagai ormas kepemudaan serta tokoh masyarakat.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif, di mana peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan pertanyaan seputar implementasi Pancasila di era modern.

Lebih jauh Politisi muda Partai Golkar menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI itu, terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Artinya Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi fondasi utama dalam membangun karakter bangsa yang kuat dan berintegritas.

Wawan-sapaan akrabnya, menekankan bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang makin canggih. “Pemuda harus cerdas dalam menyaring informasi, bijak menggunakan media sosial, serta aktif berkontribusi positif untuk kemajuan bangsa. Jangan sampai pengaruh luar mengikis jati diri kita sebagai bangsa yang ber-Pancasila,” tambahnya.

Ahmad Irawan memberikan apresiasi atas antusiasme peserta dan berharap sosialisasi semacam ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat wawasan kebangsaan generasi muda.

Sebagai penutup, Anggota Komisi II DPR itu mengajak seluruh pemuda Indonesia, khususnya desa Sukoanyar Malang untuk bersatu, kreatif, dan inovatif, tanpa melupakan nilai-nilai luhur bangsa. “Masa depan Indonesia ada di tangan pemuda. Mari kita jadikan Pancasila sebagai roh dalam setiap langkah pembangunan,” pungkasnya.***

Penulis : Desy (Kontributor Surabaya)
Editor   : Kamsari

BERITA POPULER

To Top