Investasi

Cuma Rp105,73 Miliar, Laba Bersih Jasa Marga Merosot 90,02%

Tol Jasa Marga/Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–Dampak pandemi Covid-19 benar-benar sangat terasa, bukan hanya maskapai penerbangan yang sepi. Arus lalulintas yang melalui jalan tol pun ikut terimbas. Bahkan laba bersih PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) hanya sebesar Rp 105,73 miliar pada semester I-2020. Artinya laba bersih ini anjlok 90,02% secara tahunan (yoy) dari semester I-2019 yang sebesar Rp 1,06 triliun.

Anjloknya laba bersih ini sebagaimana turunnya pendapatan sebesar 17,5 persen menjadi Rp 3,9 triliun pada semester I 2019. Seiring dengan hal tersebut, EBITDA pada semester I 2020 tercatat sebesar Rp 2,6 triliun, turun 23 persen dibandingkan semester I 2019.

Adapun kinerja usaha non tol pada semester I tahun 2020, juga berhasil tumbuh 4,1 persen atau Rp 433,3 miliar. Meski begitu total aset perseroan mencapai Rp 102,7 triliun, tumbuh 3 persen dibandingkan semester I 2019 seiring dengan peningkatan progres penyelesaian jalan tol baru. “Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga kinerja perusahaan agar tetap positif di tengah pandemi Covid-19, salah satunya dengan melakukan upaya efisiensi di Beban Usaha dan Pengendalian Capex, baik Capex Operasional maupun Pengembangan Usaha,” kata Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan, di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Setelah adanya pelonggaran PSBB pada bulan Juni 2020, realisasi pendapatan tol Perseroan mulai membaik dan mengalami peningkatan dari sebelumnya. Pada periode awal PSBB dan WFH sampai dengan Mei 2020, pendapatan menurun 50 persen. “Jasa Marga berkomitmen untuk terus mengebut pembangunan jalan tol dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19,” kata Agus.

Di bidang pengoperasian jalan tol, Jasa Marga berkomitmen mengembangkan implementasi teknologi pembayaran nirhenti. Jasa Marga melalui anak usaha PT Jasamarga Tollroad Operator terus melakukan perluasan uji coba terbatas pembayaran tol Single Lane Free Flow (SLFF) with barrier dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) berbasis server yang dikenal dengan nama FLO di Jalan Tol wilayah Jabotabek dan Bali. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top