TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM– PT Wahana Makmur Sejati (WMS) serah terima bibit pohon kepada 56 sekolah binaan, bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menciptakan kualitas udara yang lebih baik. Acara ini dilaksanakan secara simbolis di SMK Jaya Buana, Kresek, Kabupaten Tangerang, bertepatan dengan peringatan Hari Guru. Sebanyak 2.000 tanaman diserahkan kepada 56 SMK binaan WMS, terdiri dari bibit pohon sirsak, cengkeh, jambu, matoa, dan trembesi, yang dikenal memiliki kemampuan dalam mengikat karbon dioksida (CO₂). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Perusahaan terhadap pelestarian lingkungan, sebagai bentuk tanggung jawab atas emisi gas buang yang dihasilkan dari penggunaan sepeda motor Honda.
Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari tim CSR serta MDTC (Main Dealer Training Center), sekaligus beberapa sekolah dari wilayah sekitar SMK Jaya Buana. Kolaborasi antarsekolah ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program penghijauan di area sekolah maupun lingkungan sekitar.
WMS menyadari bahwa penggunaan kendaraan bermotor turut sumbang emisi karbon, oleh karena itu pendistribusian bibit pohon dipilih sebagai langkah mitigasi yang komprehensif serta berkelanjutan untuk membantu mengikat CO₂, sekaligus menciptakan area hijau baru.“Serah terima bibit pohon kepada 56 SMK binaan ini merupakan komitmen nyata Perusahaan dalam mengurangi dampak emisi karbon. Menyadari betul produk kami turut menyumbang emisi gas buang, sehingga aktivitas penghijauan menjadi langkah strategis untuk membantu menghadirkan udara yang lebih bersih di wilayah Jakarta – Tangerang,” ucap Chief Corporate Affairs Wahana Artha Group, Michael SoekamtoRabu (26/11/2-25).
Prosesi penyerahan bibit pohon berlangsung penuh makna, ditandai dengan penanaman simbolis di area halaman sekolah. Kegiatan ini turut mengundang perwakilan guru SMK binaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap peran mereka dalam membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan. “Kami berharap bibit pohon ini dapat tumbuh dan dirawat dengan baik oleh sekolah. Jika, berkembang menjadi pohon, dampaknya dalam penyerapan CO₂ tentu bisa signifikan. Ini merupakan awal dari langkah keberlanjutan yang saling mendukung antara industri dan pendidikan,” lanjut Michael Soekamto.
Rangkaian kegiatan CSR ini menjadi bagian berkelanjutan dari langkah WMS dalam mendukung pembangunan lingkungan hijau. Dalam kesempatan tersebut, WMS berharap bibit yang diberikan tidak hanya memperbaiki kualitas udara, tetapi juga menjadi bagian dari ruang hijau produktif. Perusahaan berharap bahwa langkah sederhana ini dapat menjadi titik awal terciptanya ekosistem hijau baru di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi bagian dari mendukung kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan.***
Penulis : A Rohman
Editor : Budiana








