Nasional

Bersama SekjenLiga Muslim, MPR Ingin Pancasila Mendunia

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) akan menggelar seminar nasional soal Islam yang rahmatan lilialamin dan Pancasila bersama Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia (Rabithah Al Alam Al Islami), Mr. Mohammed bin Abdulkarim al-Issa, pada Kamis (,27/2/ 2020) di Gedung MPR RI Senayan Jakarta.
“MPR ingin Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu mengharmoniskan kehidupan yang beragam akan suku, agama, ras, dan antar golongan di Indonesia,” tegas Bamsoet.
Bamsoet didampingi Wakil Ketya MPR RI Ahmad Muzani, Hidayat Nur Wahid dan Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono.
Islam yang damai ini sudah menjadi kebutuhan dunia di tengah ancaman terorisme, radikaliame dan sparatisme.
Karena itu seminar tentang Islam yang sejuk, damai dan menjunjung tinggi kamanusiaan dan Pancasila sebagai falsafah bangsa.ini akan mengundang NU, Muhammadiyah, MUI, MATAKIN, KWI, PMII, HMI, PMKRI, GEMA BUDHI, KAMMI dan lain-lain.
Selain mengikuti seminar Mhammed bin Abdulkarim al-Issa, juga akan menerima gelar Doktor HC dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Maulana Malik Ibrahim, Maling, Jawa Timur, tentang Peradaban Islam dan Kemanusiaan.
“Seminar internasional tentang Islam rahmatan lil alamin yang baru pertama kali diselenggarakan MPR RI ini merupakan langkah strategis bagi MPR RI untuk menembus dunia dalam mengenalkan Pancasila,” tambahnya.
Langkah itu menurut Bambang sekaligus mengimplementasikan tujuan bernegara sebagaimana tercantum dalam alinea ke-4 pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu ikut melaksanakan dan menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Indonesia kata Bamsoet, merupakan negara yang sangat majemuk di dunia. Tapi, hidup damai dengan 1.340 suku bangsa, enam pemeluk agama, serta beragam aliran kepercayaan. Jika Indonesia saja bisa, berbagai negara bangsa yang notabene luas wilayah dan keanekaragaman penduduknya lebih kecil, seharusnya juga bisa. 
“Nilai-nilai Pancasila yang berketuhanan, pengakuan terhadap hak asasi manusia (HAM), persatuan, kedaulatan rakyat, serta keadilan sosial, harus kita sebarkan ke berbagai penjuru dunia untuk mewujudkan dunia yang lebih damai, lebih toleran, dan berkemajemukan,” pungkas Bamsoet. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top