Pertanian

Bantu Sejahterakan Petani, Pemerintah Diminta Dukung Inovasi Sawah Pokok Murah

Bantu Sejahterakan Petani, Pemerintah Diminta Dukung Inovasi Sawah Pokok Murah
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman/ Suarainvestor/Dok DPR

JAKARTA , SUARAINVESTOR.COM– Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman meminta pemerintah mendukung penuh inovasi di bidang pertanian Sawah Pokok Murah (SPM) yang lebih fokus pada upaya menekan pengeluaran petani.  Menurutnya, inovasi tersebut diperlukan di tengah kian menyusutnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan. Hal yang sama juga terjadi di berbagai negara termasuk di Tiongkok.

Menurut Ketua Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI itu, SPM ditemukan oleh petani di Sumatera Barat yang telah terbukti memberikan hasil produksi yang tidak kalah dengan sistem bercocok tanam yang membutuhkan biaya pemeliharaan. “Sayangnya, inovasi petani di Sumbar ini belum didukung pemerintah dengan riset mendalam yang dibiayai negara, sebagaimana dilakukan Tiongkok melalui badan China Academy of Agricultural Sciences (CAAS),” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (26/5/2025).

Sebelumnya sejumla aggota Komisi IV DPR berkunjungan ke China untuk mempelajari sistem pertanian di sana. Sawah Pokok Murah (SPM) adalah metode budidaya padi yang menekankan pada pengurangan biaya produksi, seperti biaya pupuk dan pestisida, sambil meningkatkan hasil panen. Metode ini dikembangkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh petani kecil dan untuk menjaga ketahanan pangan daerah. Metode ini disebutkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan teknik-teknik seperti mulsa tanpa olah tanah (MTOT), sehingga hasil panen dapat ditingkatkan.

Alex menyarankan agar berbagai lembaga riset yang membidangi sektor pertanian baik bentukan pemerintah maupun di perguruan tinggi, melakukan riset untuk inovasi tersebut sehingga meningkatkan kualitas hidup petani. Apalagi petani mendominasi atas 270,20 juta penduduk Indonesia (Data Sensus Penduduk 2020).
“Petani Sumatera Barat dengan metode SPM-nya, adalah salah satu inovasi yang perlu didukung riset mendalam,” ujar ketua DPD PDIP Sumbar tersebut.***

Penulis   :  John Andhi Oktaveri

Editor     :  John Andhi Oktaveri

BERITA POPULER

To Top