Infrastruktur

Asiana Technologies Garap Proyek Pengendali Banjir di Filipina Senilai 600 juta Peso

Asiana Technologies Garap Proyek Pengendali Banjir di Filipina Senilai 600 juta Peso
Design dan Rancangan Pengendali Banjir Dari Asiana Technologies Lestary (ATL) Untuk Kawasan Paco, Kota Manila/Sumber Foto: ATL

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-
Perusahaan swasta nasional, PT Asiana Technologies Lestary (ATL) dipercaya oleh pemerintah Filipina untuk menggarap proyek modernisasi pengendali banjir di Kawasan Paco, Manila, Filipina.

Adapun pembangunan modernisasi pengendali banjir senilai Peso 600,610,000.00 ini merupakan pinjaman Bank Dunia kepada Pemerintah Filipina. “Pendanaannya dari Bank Dunia. Pekerjaan proyek ini sudah dimulai sejak 14 Februari 2022 yang lalu, dan targetnya selesai pada Februari tahun depan,” kata advisor PT Asiana Tecnhologies Lestari, Ian Siagian kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/2/2022).

Lebih jauh kata Ian, proyek pengendali banjir di Kawasan Paco, Kota Manila sebelumnya dibangun oleh Jepang pada tahun 1976 dengan total kapasitas pompa 7.59 cubik meter per detik. “Saat ini dilakukan modernisasi oleh PT Asiana. Artinya, kapasitasnya dinaikkan menjadi 3 x 3.3 cm per detik,” ujarnya.

Menurut Ian Siagian, sejumlah perusahaan dari berbagai negara, seperti AS, Jepang, Korea dan perusahaan lain dari Indonesia dan perusahaan dari Filipina bersaing untuk mendapat proyek ini. “Lewat proses tender yang ketat, PT Asiana Tecnhologies berhasil mengalahkan perusahaan lainnya,” terangnya lagi.

Dikatakan Ian Siagian, sejumlah perusahaan dari berbagai negara, seperti AS, Jepang, Korea dan perusahaan lain dari Indonesia dan perusahaan dari Filipina bersaing untuk mendapat proyek ini. “Lewat proses tender yang ketat kata Siagian, PT Asiana Tecnhologies berhasil mengalahkan perusahaan lainnya,” ucapnya.

Dia mengaku, dalam proses tender itu, PT. Asiana Technologies Lestary melakukan rancangan sendiri untuk memodernisasi Stasiun Pompa PACO di Kota Manila dengan mengaplikasikan Hak Paten Indonesia. Adapun Hak Paten tersebut sudah dimiliki Asiana Technologies Lestary melalui Presiden Komisaris, Poltak Sitinjak.

Design dan rancangan modernisasi tersebut mendapat persetujuan dari Pemerintah Filipina dan Bank Dunia. Sehingga menunjuk PT. Asiana Technologies Lestary untuk mengerjakan proyek itu.

“Ground Breaking proyek ini akan dilakukan bersama pada tanggal 28 February 2022 oleh Kementerian PU Filipina, Perwakilan Bank Dunia dan Presiden Direktur PT. Asiana Technologies Lestary Poltak Sitinjak di lokasi Stasiun Pompa Paco, Manila,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ian menjelaskan bahwa PT Asiana Tecnhologies Lestari merupakan perusahaan swasta nasional berkedudukan di Jakarta, dan fokus pada usaha dalam pengendalian dan penanggulangan banjir di Indonesia.
“Perusahaan ini mampu mendesign , membangun dan mengoperasikan berbagai fasilitas pengendali banjir seperti yang sudah di kerjakan di beberapa kota di Indonesia,” pungkasnya. ***

Penulis  : Iwan Damiri
Editor    : Kamsari

BERITA POPULER

To Top