Industri & Perdagangan

Akhir Agustus 2021, Kinerja Ekspor Indoneia Surplus US$12,86 miliar

Akhir Agustus 2021, Kinerja Ekspor Indoneia Surplus US$12,86 miliar
Produk Home Decoration dan Furniiture/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kinerja ekspor Indonesia sampai akhir Agustus 2021 mencatatkan nilai surplus USD12,86 miliar. Untuk terus menggenjot ekspor, maka 6 lembaga bersinergi dan kolaborasi itu diwujudkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang program Aku Siap Ekspor. “Diharapkan Program Aku Siap Ekspor khususnya pada pelaku IKM produk home decoration dan furniture, dapat memperkuat kapasitas Indonesia dalam perdagangan Internasional sehingga dapat meningkatkan ekspor nasional,” kata Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/10/2021).

Adapun enam lembaga itu, antara lain Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersinergi dengan para pemangku kepentingan terkait, yang meliputi Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonom Kreatif, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), serta Yayasan Business & Export Development Organization. “Program Aku Siap Ekspor dipayungi oleh Perjanjian Kerja Sama yang substansinya telah dibahas dan disepakati oleh seluruh pihak,” paparnya.

Dikatakan Reni, program Aku Siap Ekspor meliputi kegiatan workshop, webinar, pendampingan, diskusi, dan pameran yang berlangsung sampai 31 Desember 2022. Paratenaga pelatih dan pendamping berasal dari pemangku kepentingan yang terlibat agar para pelaku usaha mempunyai pengetahuan dan wawasan serta kesiapan untuk dapat memasuki pasar ekspor.

Kemenperin memiliki peran dan kewajiban antara lain mendukung penyelenggaraan kegiatan workshop, pelatihan, seminar serta pendampingan untuk perusahaan terpilih pada Program Aku Siap Ekspor. “Serta mendukung promosi sektor home decoration dan furnitur pada agenda promosi dan pemasaran Kemenperin di pasar internasional,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan ekspor produk home decoration dan furnitur ke pasar Internasional, khususnya untuk memperkuat kapasitas ekspor yang kompetitif bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah serta Industri Kecil dan Industri Menengah (UKM/IKM).

Sementara itu, Sekjen Kemenperin, Dody Widodo mengungkapkan kolaborasi enam institusi ini dalam rangka memberikan peningkatan kapasitas berupa pelatihan dan pendampingan. “Serta pembukaan akses pasar kepada pelaku UKM/IKM yang bergerak di sektor home decoration, dengan jumlah peserta yang telah terkurasi sebanyak 114 IKM.”

Dody mengatakan Kemenperin mengapresiasi upaya dari semua pihak yang terlibat dalam kerja sama ini dengan harapan untuk meningkatkan ekspor pelaku IKM guna mendukung upaya pemulihan ekonomi basional. “Karena banyak pelaku IKM kita yang sudah mampu menghasilkan produk yang berdaya saing di kancah global. Hal ini yang perlu terus kita pacu,” pungkasnya. ***

Penulis : Iwan Damiri
Editor   : Kamsari

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top