Ragam

Tuan Rumah KBMK 2025, UMN Wujudkan Kampus Berinovasi dan Berdaya Saing

Tuan Rumah KBMK 2025, UMN Wujudkan Kampus Berinovasi dan Berdaya Saing
UMN)  kembali menggelar KBMK 2025 mengangkat tema “Hilirisasi dan Industrialisasi: Inovasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Daya Saing Nasional di Tengah Gejolak Global”/Foto: A Rohman

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM- Setelah sukses menjadi tuan rumah Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2024, pada 2025 ini Universitas Multimedia Nusantara (UMN)  kembali menggelar
KBMK 2025 mengangkat tema “Hilirisasi dan Industrialisasi: Inovasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Daya Saing Nasional di Tengah Gejolak Global”, dan diikuti
oleh 159 peserta dari 53 perguruan tinggi di Indonesia, serta terbagi menjadi lima bidang kompetisi yakni Bidang Perencanaan Bisnis, Bidang Komersialisasi Riset dan Teknologi
Tepat Guna, Bidang Riset Investasi, Bidang Keuangan Audit Investigatif, dan Bidang Penulisan Karya Tulis Ilmiah.

Pembukaan KBMK 2025 diawali dengan sambutan dari Prof. Dr. Ir. Brian Yuliarto, M.Eng, selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang menekankan pentingnya hilirisasi dan industrialisasi sebagai strategi nasional dalam memperkuat kemandirian ekonomi bangsa.  “Kompetisi ini bukan hanya sekedar perlombaan tapi menjadi ruang pembelajaran yang dapat membentuk karakter unggul dan daya saing mahasiswa Indonesia”, ucap Brian.

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A.,
menyampaikan apresiasi kepada UMN atas komitmennya menjadi tuan rumah KBMK selama dua tahun berturut-turut. “Melalui kegiatan KMBK mahasiswa tidak hanya dilatih untuk menjadi problem solver tapi juga pencipta opportunity, mengelola ide, bekerja dengan tim linta ide, nilai-nilai etika dan tanggung jawab sosial”, ucap Henri.

Lebih jauh Henri menegaskan bahwa kegiatan KBMK merefleksikan kampus berdampak di perguruan tinggi dan mendorong mahasiswa agar berani keluar dari zona nyaman, mengasah kemandirian berpikir, dan bisa belajar dari prosesnya bukan hanya hasil.  “Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan mahasiswa dan menjadi ruang untuk mempertemukan ide-ide hebat yang tidak hanya kompeten tapi juga berjiwa kreatif. Kegiatan ini juga didukung oleh Belmawa dibawah naungan Diktisaintek,” tuturnya.

Sementara itu, Hari Jefri Vernando, S.E., selaku Penanggung Jawab Ormawa Belmawa bahwa kompetisi ini menjadi sangat penting dan dari sini kita bisa melihat perkembangan pendidikan kita, terutama dibidang ekonomi, manajemen dan bisnis.

KBMK 2025 menjadi wadah untuk mahasiswa kita memberikan ide dan bersaing secara sehat tingkat nasional. “Lomba ini tidak hanya sebagai ajang siapa yang paling pintar, paling kuat, dan paling baik namun menjadi media pembelajaran, sehingga mahasiswa berkumpul disini bisa berkolaborasi dengan mahasiswa lainnya,” paparnya.

Sedangkan Dr. Andrey Andoko selaku Rektor UMN menjekaskan KBMK 2025 mengangkat isu yang relevan dengan situasi saat ini melihat Indonesia yang saat ini menyusun strategi untuk memperkuat hilirisasi dan industrialisasi.

Bagi Andrey kegiatan KBMK 2025 dapat menjadi wadah untuk mahasiswa memberikan ide-ide yang kreatif dan inovatif. Kegiatan ini sendiri menurut Andrey sejalan dengan UMN yang terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan mengasah skill wirausaha mahasiswa melalui inkubator bisnis Skystar Ventures UMN untuk bisa melahirkan startup, sehingga nantinya saat lulus mereka dapat membuat lapangan kerja baru dan berdampak
pada ekonomi sirkular.

Ika Yanuarti, S.E., M.S.F., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Employability, dan Kewirausahaan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi di Indonesia. KBMK 2025 menjadi fondasi kolaborasi antar perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.***

Penulis   :  A Rohman

Editor     :  Budiana

 

BERITA POPULER

To Top