JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– Anggota Komisi II DPR Ahmad Irawan saya mendesak Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar memonitor dan mengawasi secara langsung proses pelaksanaan retreat kepala daerah tersebut.
Tak hanya itu, perlu juga melakukan pengecekan secara rutin kedisiplinan dan kehadiran kepala daerah selaku peserta dalam mengikuti program tersebut. “Dalam hal terdapat peserta kepala daerah tidak menjalankan kewajibannya mengikuti seluruh program retreat dan tidak disiplin selama mengikuti program, saya meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sanksi administratif kepada kepala daerah yang bersangkutan,” katanya dalam keterangan resminya, di Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Menurut Wawan-sapaan akrabnya, bahwa perbuatan tersebut merupakan tindakan yang bertentangan dengan kewajibannya, selaku kepala daerah yang harus menaati seluruh ketentuan peraturan perundang -undangan dan wajib menjalankan program nasional.
Lebih jauh Anggota Komisi II DPR itu mengingatkan bahwa
pelaksanaan retreat Kepala Daerah merupakan program wajib yang harus dijalani oleh Gubernur, Bupati dan Walikota yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di istana negara pada hari Kamis, 20 Februari 2025. Hal mana program retreat tersebut penting diikuti dengan kedisiplinan tinggi agar kepala daerah mampu memahami tugas, fungsi dan kewenangannya serta dinamika kebijakan dan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara melalui pemberian materi oleh narasumber yang kompeten dan profesional dalam kegiatan tersebut.
Sebelumnya, para kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI-P menunda keikutsertaan kegiatan retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, yang diadakan mulai hari ini, Jumat (21/2/2025) hingga sepekan ke depan.
Penundaan itu berdasarkan instruksi Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri melalui surat nomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025 malam sebagai respons atas penahanan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto oleh KPK. “Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21 – 28 Februari 2025,” ujar Megawati, dikutip dari Kompas.com, Jumat, (21/2/2025).
Dalam surat tersebut, Megawati juga menginstruksikan bagi kepala daerah dari PDI-P yang sudah telanjur berangkat untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.
Dia mengatakan, saat ini semua komando partai telah diambil alih oleh dirinya.
Daftar kepala daerah dari PDI-P
Diberitakan Kompas.com, Rabu (19/2/2025), kepala daerah yang berasal dari PDI-P berjumlah 177 kader.
Ratusan kepala daerah tersebut resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/2/2025).
Usai dilantik, 481 dari 961 kepala daerah itu akan menjalani retreat di Akmil, Magelang, mulai selama 21-28 Februari 2025, seperti dikutip Kompas.com, Rabu.
Ratusan kepala daerah yang ikut retreat itu terdiri dari gubernur, bupati, dan wali kota.
Berikut ini beberapa kepala daerah dari PDI-P yang diinstruksikan untuk tidak ikut retreat kepala daerah hari ini:
Pramono Anung – Rano Karno, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta
Al Haris – Abdullah Sani, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi
I Wayan Koster – I Nyoman Giri Prasta, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali
Meki Nawipa – Deinas Geley, Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah
Dadang Suprianta – Ali Syakieb, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung
Ayep Zaki – Bobby Maulana, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi
Supian Suri – Chandra Rahmansyah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok
Aep Syaepuloh – Maslani, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karawang
Citra Pitriyami – Ino Darsono, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran
Yuli Hastuti – Dion Agasi Setiabudi, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Purworejo
Afif Nurhidayat – Amir Husein, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Wonosobo
Etik Suryani – Eko Sapto Purnomo, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo
Setyo Sukarno – Imron Rizkyarno, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Wonogiri
Sam’ani Intakoris – Bellinda Putri Sabrina, Bupati dan Wakil Bupate Kabupaten Kudus
Achmad Afzan Arslan – Balgis Diab, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan
Endah Subekti Kuntarningsih – Joko Parwoto, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gunung Kidul
Lukman Hakim – Moch Fauzan Ja’far, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangkalan
Hanindhuto Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kediri
Ipuk Fiestiandani Azwar Anas – Mujiono, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi
Marhaen Djumadi – Trihandy Cahyo Saputro, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nganjuk
Adi Wibowo – Mokhamad Nawawi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan.
Nama-nama di atas hanya kepala daerah dari PDI-P di Pulau Jawa. Masih ada beberapa nama kader PDI-P yang dilantik menjadi kepala daerah untuk sejumlah daerah periode 2025-2030.***
Penulis : Eko Cahyono
Editor : Eko Cahyono








