Market

Subsidi LPG Capai Rp54, Kok Masih Ada Rakyat Masak Pakai Kayu Bakar?

Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kelompok masyarakat mampu dinilai lebih banyak menikmati subsidi gas LPG 3 Kg ketimbang masyarakat miskin. Bahkan hasil penelitian hanya sekitar 35 persen masyarakat miskin yang merasakan manfaat subsidi LPG dari Pemerintah.

“Tentu ini ironis, karena alokasi subsidi elpiji jumlahnya sangat besar dan cenderung meningkat,” kata Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di Jakarta, Senin (1/2/2021).

Kondisi seperti ini, kata Wapres tentu sangat disayangkan. Apalagi sekitar 65 persen justru dinikmati oleh kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan lebih tinggi.

Lebih jauh Wapres KH Maruf menjelaskan pemerintah meningkatkan anggaran subsidi LPG hingga mencapai Rp54 triliun dan menyediakan 7,5 metrik ton LPG untuk masyarakat.
“Namun masih terdapat lebih dari 12,51 juta rumah tangga miskin dan rentan di Indonesia yang memasak menggunakan kayu bakar,” tukasnya.

Guna meminimalkan ketimpangan subsidi tersebut, Wapres meminta jajaran kementerian terkait untuk menetapkan kebijakan yang memihak pada masyarakat rentan dan miskin.

Wapres juga meminta kementerian terkait untuk mengkaji kebijakan subsidi energi agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat serta mampu mendorong penghematan anggaran Pemerintah, sehingga dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

“Selaku Ketua Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), saya telah meminta agar kebijakan energi juga harus berpihak kepada masyarakat miskin dan rentan untuk mendorong keadilan terhadap akses energi dan pada akhirnya mendorong ketahanan energi nasional,” pungkasnya. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top