Market

Petrokimia Gresik Bantu APD Untuk 34 Wilayah Jatim

GRESIK, SUARAINVESTOR.COM-PT Petrokimia Gresik
(PG), sebagai koordinator Satgas Tanggap Covid-19 BUMN Jawa Timur (Jatim) menyalurkan alat pelindung diri (APD) ke posko tanggap Covid-19 yang tersebar di 34 kota/kabupaten di Jatim.

Berdasarkan data PG pada tahap pertama sejak 1 Juni 2020 telah mendistribusikan APD untuk 17 posko tanggap yang ada di Kabupaten Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Sidoarjo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi, Kabupaten/Kota Pasuruan, Kota Probolinggo dan Kota Surabaya.

Bantuan tahap kedua, APD diberikan untuk posko tanggap yang berada di Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Tulungagung, Nganjuk, dan Jombang.

Kemudian, Mojokerto, dua posko di Kabupaten Malang (Posko Selorejo dan Karangkates), Lumajang, Jember, Kota Mojokerto, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Madiun, serta Kabupaten/Kota Kediri.

Bantuan APD yang diberikan kepada masing-masing posko tanggap tersebut berupa isolation coverall atau baju pelindung (200 buah), masker surgical (10 kotak), goggles (20 buah), nitril gloves (12 pasang), sepatu boot (10 pasang) dan apron plastik (20 buah).

“Bantuan APD kami berikan untuk melancarkan tugas fasilitas kesehatan dan posko dalam menyukseskan new normal di tengah masyarakat, sesuai dengan protokol yang disiapkan oleh pemerintah, sehingga kasus Covid-19 dapat dicegah,” ujar Direktur Teknik dan Pengembangan Petrokimia Gresik Arif Fauzan, dalam siaran persnya, Jumat (12/6/2020).

Bahkan PG juga telah menyalurkan APD untuk sembilan fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Gresik.

Yakni, Rumah Sakit (RS) Nyai Ageng Pinatih, RS Mabarrot Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama MWCNU Bungah, Klinik Mabarrot MWCNU Wringinanom, Klinik Mabarrot MWCNU Manyar, Puskesmas Alun-alun, Puskesmas Nelayan, Puskesmas Industri, Puskesmas Kebomas dan Puskesmas Sukomulyo.

Masing-masing fasilitas kesehatan menerima APD berupa masker surgical, masker N95, nitril gloves, isolation coverall, sepatu boot, face shield dan helmet, handscoon non steril, apron plastik, goggles dan hand sanitizer.

Dengan dua di antaranya, juga mendapat tambahan bantuan berupa Swab Kit dan VTM atau media untuk membawa spesimen sampel lendir hidung dan tenggorokan pasien yang telah melalui uji Swab.

Arif menjelaskan, masyarakat saat ini memasuki new normal, dengan sejumlah aktivitas kembali dibuka dalam rangka memulihkan kondisi perekonomian.

Namun dengan tetap memperhatikan beberapa tatanan baru, untuk pencegahan penularan Covid-19.

Sementara bantuan untuk masyarakat, PG telah memberikan 10 wastafel untuk kelurahan di sekitar perusahaan, serta 20 ton beras untuk masyarakat Surabaya yang berada di sepanjang pipa Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunungsari Surabaya milik perusahaan.

“Pandemi ini banyak membawa perubahan dalam keseharian kita. Ada sejumlah hal yang harus kita biasakan untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat. Bantuan wastafel ini merupakan dukungan kami, untuk masyarakat agar menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” kata Arif. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top