Market

Peringati Kesaktian Pancasila, Hafisz Tohir: Nasionalisme Perlu Diperkuat

Wakil Ketua BKSAP DPR Achmad Hafisz Tohir/foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Wakil Ketua BKSAP DPR Achmad Hafisz Tohir meminta generasi muda, terutama kalangan millenila perlu memahami sejarah bangsa. Karena dalam sejarah bangsa banyak mengandung nilai-nilai teladan dan semangat untuk membangun bangsa yang lebih baik. “Penting untuk semua generasi dan rakyat Indonesia. Karena, tokoh-tokoh pendiri bangsa telah memberikan contoh nyata,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (1//10/2021).

Lebih jauh kata Waketum PAN, anak-anak muda harus mengetahui apa yang pernah terjadi 56 tahu yang lalu terkait Peristiwa Kesaktian Pancasila. “Kita bisa meresapi nilai-nilai kebaikan yang ada di dalamnya, rasa nasionalisme harus terus diperkuat agar menjadi perisai bangsa.”

Legislator dari Dapil Sumsel I ini menegaskan maka dengan dasar inilah generasi muda wajib memperingati sejarah Hari Kesaktian Pancasila. “Agar dimasa yang akan datang tidak terjadi kejadian serupa yang sangat merugikan rakyat, bangsa & negara,” imbuhnya.

Seperti diketahui, penetapan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila, tak lepas dari peristiwa 30 September 1965 yang biasa disebut G30S. Dalam peristiwa tersebut, 6 jenderal serta satu perwira TNI AD dibunuh.

Mereka adalah Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

PKI berdalih jika para jenderal tersebut akan melakukan kudeta terhadap Soekarno melalui Dewan Jenderal. Mereka dibunuh dan dimasukkan ke sumur Lubang Buaya di Jakarta Timur. Pada 4 Oktober 1965, jenazah enam jenderal dan seorang perwira pertama yang kini ditetapkan sebagai pahlawan revolusi itu, diangkat dari sumur Lubang Buaya. ***

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top