Market

Pengangguran Tinggi, Gen Z Jangan Lagi Terobsesi ke Dunia Politik

Pengangguran Tinggi, Gen Z Jangan Lagi Terobsesi ke Dunia Politik
Ketua MPR Bambang Soesatyo pada acara Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Gedung MPR/Foto: John

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM—Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta generasi muda (Gen Z) untuk tidak mengambil jalan pintas dengan berlomba-loba masuk ke dua politik, namun lebih memilih pekerjaan profesional lainnya yang bisa menggerakkan perekonomian nasional. Saat ini angka pengangguran di kalangan Gen Z sudah hampir mencapai delapan juta orang. “Padahal, banyak bidang pekerjaan yang belum terisi dengan berbagai keahlian selain bidang politik. Hanya saja, dibutuhkan inovasi dan kreatifitas untuk mengisi berbagai bidang pekerjaan tersebut,”  katanya di Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Menurutnya, dunia politik di Indonesia berbiaya tinggi dan tidak sedikit mereka yang mencoba untuk bertarung di pemilu untuk menjadi kepala daerah, anggota DPR dan DPRD kecewa, termasuk anak muda. Padahal, untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dibutuhkan generasi muda yang memiliki berbagai bidang keahlian yang mampu menggerakkan ekonomi nasional.

Bambsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo, mengatakan tingginya angka pengangguran saat ini juga terjadi pada saat pendapatan rumah tangga mengalami penurunan. Kondisi itu membuat para generasi muda harus berpikir ulang untuk masuk ke dunia politik. “Hampir delapan juta pengangguran muda saat ini akibat lapangan kerja semakin sempit,” ujarnya usai memberikan kata sambutan pada acara Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Gedung MPR pada hari ini, Rabu (31/7/2024).

Pada bagian lain Bamsoet juga mengajakn generasi muda untuk turun ke desa-desa untuk mengembangkan potensi ekonomi yang ada. Menurutnya, pilihan itu lebih baik ketimbang mencari pekerjaan sebagai pegawai negeri maupun karyawan swasta mengingat potensi pengembangan ekonomi di desa cukup tinggi.***

Penulis    :   John A Oktaveri

Editor      :   John A Oktaveri

BERITA POPULER

To Top