Market

Lukman Edy: Pengelolaan Keuangan PKB Cak Imin, Sangat Rahasia

Lukman Edy: Pengelolaan Keuangan PKB Cak Imin, Sangat Rahasia
Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Lukman Edy/Sumber Foto: Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dituding tidak pernah melakukan audit keuangan dan menyampaikan pertanggung jawabannya kepada konstituen. Bahkan PKB juga tidak pernah menyampaikan pertanggungjawaban keuangan itu dalam forum seperti Muktamar atau rapat lainnya. “Tidak pernah ada pembahasan itu. Bagi internal PKB hari ini, soal keuangan itu soal yang sangat rahasia, soal yang sangat tertutup, tidak boleh diungkit-ungkit,” kata Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Lukman Edy di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Mantan Menteri PDT era Presiden SBY menambahkan bahwa PKB di bawah Ketua Umum Muhaimin Iskandar tidak transparan dalam hal keuangan. “Saya bilang, saya jujur saja katakan bahwa hal yang paling substansial di internal PKB itu adalah tata kelola keuangan yang tidak transparan dan tidak akuntabel,” paparnya.

Bahkan, lanjut Lukman Edy, dalam hal keuangan menyangkut pemilu, baik itu pileg, pilpres maupun pilkada, PKB sangat tertutup. “Teman-teman dari PBNU tadi juga mengejar saya seperti apa sih kepemimpinan Cak Imin di DPP itu. Apa namanya, tata kelola partai itu seperti apa sih,” ungkapnya.

Menurut Lukman Edy, termasuk soal keuangan fraksi, keuangan dana pemilu, dana pileg, dana pilpres, sampai sekarang dana pilkada itu tidak transparan dan tidak akuntabel. Tak sampai situ, Lukman juga blak-blakan tentang hubungan di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) hingga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB.

Menurutnya, DPW dan DPC seolah tak memiliki kewenangan sendiri karena terpusat pada Cak Imin seorang. “Ya saya bilang seperti itu, karena sistematis dalam AD/ART sudah ketua umum itu punya kewenangan besar untuk mengganti setiap (orang) tiba-tiba. Itu terjadi sekarang, kadang DPW dipecat, diganti dengan hampir semua, hampir sebagian besar DPW-DPW itu dirangkap oleh DPP,” ungkap Lukman.

Sebagai informasi, belakangan hubungan PKB dan PBNU seakan memanas. Kedua belah pihak saling menyerang melalui pernyataan menyudutkan. Terkini, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan, pihaknya merasa diserang secara tajam oleh PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar. “Mereka (PKB) serang PBNU dengan serangan yang sangat tajam. Nah, ini jadi persoalan bagi PBNU. Karena ini soal lembaga yang disepelekan, direndahkan, dan sebagainya. Dan PBNU sebagai kelembagaan perlu ambil sikap dan langkah-langkah terkait hal ini,” ujar Gus Yahya dalam jumpa pers di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2024).***

Penulis : Chandra
Editor  : Chandra

BERITA POPULER

To Top