Nasional

MPR Minta Pemerintah Serius Antisipasi Dampak Ekonomi Covid – 19

MPR Minta Pemerintah Serius Antisipasi Dampak Ekonomi Covid - 19

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM -Wakil Ketua MPR RI H. Jazilul Fawaid menilai kalau bangsa Indonesia sudah biasa memghadapi krisis. Baik krisi ekonomi maupun wabah seperti  Covid-19. Yang penting pemerintah harus antisipasi dampak ekonomi virus corona tersebut.
“Pemerintah Arab Saudi misalnya menghentikan seluruh kegiatan ibadah haji dan umroh selama setahun 2020 ini. Belum lagi 58 negara terdampak corona. Ini dampak ekonominya serius kalau tidak diantisipasi pemerintah,” demikian Waketum DPP PKB itu.
Hal itu disampaikan Jazilul Fawaid dalam  diskusi Empat Pilar Kebangsaan “Penerapan Pilar Kebangsaan Dalam Situasi Krisis’.bersama Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Syaifullah Tamliha (FPPP)  dan  pengamat Komunikasi Politik UGM, Nyarwi Ahmad di Kompleks MPR RI Senayan Jalarta, Jumat (6/3/2020).
Namun dampak apapun kata Jazilul selama bangsa ini kompak, bersatu padu insyaAllah akan mampu melewati segala kemungkinan krisis yang ada. “Jadi penting mengingat, memperkuat dan mengamalkan nilai-milai Pancasila dalam menghadapi krisis dan dampak Covid -19 ini,” ujarnya.
Karena.itu menjadi kewajiban bersama untuk terus-menerus memguatkan mengukuhkan dan mengikat kebersamaan dan persaudaraan itu. Baik dari sisi agama, ideologi, etnis,  budaya, semua yang ada itu akan menjadi sebuah kekuatan yang dapat keluar dari kemungkinan krisis tersebut.
Kalau dari sisi kesehatan kata anggota Komisi III DPR itu,  pasti penanganannya dengan menggunakan pendekatan-pendekatan medis. Tapi. dampak ekonomi tak semudah itu. Untuk itu, pemerintah tak boleh lengah sehingga sejak dini harus bsa memgantisipasi dampak ekonomi tersebut.
Ia menyontohkan politik identitas di pilpres 2019 dampaknya masih ada hingga kini, ekonomi yang pertumbuhannya tak capai target, dan ditambah krisis Covid-19.  “Kalau seluruh elemen bangsa ini tidak bersatu memjaga dan mengawal Pancasila, maka tiga ancaman itu bisa berpotensi trerjadinya krisis,” ungkapnya.
Kalau hanya penyebaran Corona menurut Jazilul  di Indoneaia bukan seauatu yang mengkhawatirkan. Yang mengkhawatirkan justru dari sisi ekonomi,  karena pasar China lesu,  banyak spekulan memanfaatkan itu, rumah sakit dan alat-alat kesehatan mengalami pelonjakan kenaikan harga dan lain-lain.
*Jadi, corona  ini bukan menjadi satu kepanikan, dan  baru akan panik kalau nanti ekonomi tertekan dolar. Karena itu, antisipasi dampak ekonom harus disikapi serius pemerintah,” pungkasnya.

BERITA POPULER

To Top