JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM—PT.Sinar Eka Selaras Tbk akan menggelar penawaran umum perdana saham (IPO), dengan harga awal (bookbuilding) sebesar Rp370-Rp410 pada 14 Juli-26 Juli 2023. Emiten berkode ERAL melepas sebanyak-banyaknya 1,03 miliar lembar saham biasa atau 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. “Sehingga ditargetkan dapat meraih dana segar sebesar Rp425,37 miliar,” kata Direktur Utama ERAL, Djohan Sutanto di Jakarta, Rabu (19/7/2023).
Lebih jauh Sutanto menjelaskan bahwa ERAL akan menggunakan sebesar 37 persen dana hasil IPO untuk ekspansi bisnis eksisting, sebesar 13,75 persen untuk mendukung ekspansi bisnis baru, serta 49,25 persen sebagai modal kerja. “Kami juga memberikan solusi inovatif dan layanan yang luar biasa melalui portofolio produk gaya hidup aktif kelas dunia, didukung oleh jaringan Omni-Channel yang ada di seluruh Indonesia, sehingga menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia,” ujar Djohan.
Dia menjelaskan, perseroan saat ini memiliki berbagai portofolio brand papan atas untuk sejumlah segmen produk di sektor ritel, untuk segmen accessories (ecosystem), perseroan membawahi di antaranya Apple, Samsung, Huawei, Xiaomi, Playstation, Microsoft, JBL, dan sebagainya.
Dalam IPO, perseroan menunjuk PT BNI Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai joint lead underwriters. Hingga akhir 2022, ERAL membukukan pendapatan Rp3,04 triliun dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR), yang ditopang oleh penjualan melalui 28 mono-brand store, 36 toko multi-brand store, 56 distribution centre, serta official stores di tiga platform e-Commerce yaitu Tokopedia, Shopee, dan Blibli. Perseroan sebagai bagian dari Erajaya Group memiliki jangkauan ke lebih dari 6,5 juta member MyEraspace yang ada di layanan e-Commerce eraspace.com, serta mencatatkan laba bersih sebesar Rp184 miliar selama tahun 2022.***
Penulis : Chandra
Editor : Chandra








