Industri & Perdagangan

Kuliner Nusantara SOKAR Bang Erick Bangkit Lewat Local Food Festival

Kuliner Nusantara SOKAR Bang Erick Bangkit Lewat Local Food Festival
Pemilik Brand SOKAR Bang Erick, Thomas Kurniawan dan Pengelola UMKM, Maria Magdalena di Lokal Food Festival/Foto: Anjasmara

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM Sektor pariwisata kuliner terus digenjot untuk membangkitkan kembali usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Kegiatan yang digelar melalui Lokal Food Festival (LFF) di Mall Alam Sutra itu melibatkan sekitar 16 UMKM selama 3 November 2023.

Salah satu UMKM, Soto Tangkar (SOKAR) Bang Erick yang mengikuti festival tersebut menyediakan beberapa menu, Sate Kuah seharga Rp46.000 (plus nasi), Soto Tangkar daging Rp46.000 dan Soto Campur Rp41.000. “Lumayan ramai pengunjungnya, setiap hari ada saja yang datang ke sini,” kata Pengelola Sokar Bang Erick, Maria Magdalena kepada wartawan, Sabtu (4/11/2023).

Karyawan UMKM SOKAR Bang Erick menawarkan kepada pengunjung mall

Karyawan UMKM SOKAR Bang Erick menawarkan kepada pengunjung mall/Foto: Anjasmara

Lebih jauh Maria menjelaskan UMKM kuliner SOKAR ini cukup menjanjikan, karena lokasinya dalam mall yang cukup strategis. Apalagi pengunjung kawasan mall ini dari kalangan menengah ke atas. “Sewanya tidak terlalu mahal, hanya sekitar Rp2 juta. Sistemnya profit sharing 70% : 30%, jadi bagi hasil 70% untuk pemilik UMKM dan 30% untuk panitia,” ujarnya lagi.

Berdasarkan catatan ada sekitar 16 UMKM dari berbagai jenis kuliner nusantara yang ikut dalam festival tersebut. “Membuka usaha UMKM memang harus ulet, harus banyak jaringan, sehingga tidak ketinggalan informasi kegiatan UMKM di mana saja,” imbuh Maria lagi.

Kuliner Nusantara SOKAR Bang Erick Bangkit Lewat Local Food Festival

Sementara itu, Pemilik Brand SOKAR Bang Erick Thomas Kurniawan mengatakan asal usul nama SOKAR Bang Erick, karena merasa kagum dengan Meneg BUMN, Erick Thohir yang memiliki keberpihakan kepada pengusaha kecil. “Saya ngefans sama Erick Thohir, orang muda berpretasi, jadi pengusaha dan menteri, punya pemikiran luas untuk membangun usaha,” tuturnya.

Ditanya mengapa memilik usaha Soto Tangkar, Thomas menceritakan dirinya ingin melestarikan makanan-makanan asli nusantara. Karena itu, UMKM ini dikelola melalui manajemen modern. “Kita sudah daftarkan ke HAKI soal merk tersebut, begitu juga sertikat halal sudah ada,” paparnya lagi.****

Penulis : A Rohman
Editor   : Chandra

BERITA POPULER

To Top