Perbankan

Kuartal II 2021, Teten: Banpres Produktif-KUR Mampu Pulihan UMKM

Kuartal II 2021, Teten: Banpres Produktif-KUR Mampu Pulihan UMKM
Teten Maduki/Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–Kondisi UMKM pada Kuartal II 2021 mulai kembali normal. Kenormalan dipicu oleh kembali pulihnya aktifitas ekonomi masyarakat dan pencanangan program Perlindungan Ekonomi Nasional (PEN) yang salah satu klasternya menyasar UMKM. “Banpres produktif misalnya, menyasar 12,8 juta UMKM dengan nilai Rp 15,3 triliun,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Berdasarkan hasil survei Mandiri Institute pada 2021, kondisi UMKM pada kuartal kedua 2021 membaik. Sebanyak 85 persen responden menyebut kondisi usaha mulai berjalan normal pada kuartal kedua. “Tercatat terdapat 22 persen UMKM yang tadinya berhenti beroperasi menjadi operasi secara normal di kuartal II 2021. Ini artinya masyarakat Indonesia terutama pelaku UKM telah keluar dari zona nyaman dan beradaptasi untuk bertahan,” ujarnya.

Selain itu, kata Teten, terdapat pula KUR yang telah disalurkan kepada 3,95 juta UMKM dengan nilai Rp 146 triliun. Penyaluran setara dengan 57,58 persen dari target Rp 253,4 triliun. Kenormalan juga terjadi karena UMKM sudah menggunakan platform digital untuk memasarkan dagangannya. Berdasarkan survei Asosiasi E-commerce Indonesia, telah terjadi kenaikan penjualan e-commerce sebesar 25 persen selama pandemi Covid-19. “Namun, tantangan dan masalah dalam digitalisasi seperti kurangnya literasi digital serta akses pasar yang menjadi pekerjaan bersama yang perlu diselesaikan,” sebut Teten.

Selain masalah literasi, UMKM kerap dihadapkan pada permasalahan akses modal di masa pandemi Covid-19. Masalah kesehatan hingga kematian tinggi turut memberatkan pelaku usaha UMKM saat pandemi. ***

BERITA POPULER

To Top