Nasional

Komisi VI DPR Desak Jiwasraya Bereskan Pembayaran Nasabah

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ditutup-tidaknya PT. Asuransi Jiwasraya akibat dililit utang puluhan triliun rupiah, itu merupakan wewenang pemerintah. Tapi, yang terpenting adalah menyelesaikan pembayaran para nasabah.

“Bagaimana melunasi pembayaran nasabah tersebut, Komisi VI DPR bersama pemerintah tentunya harus mencari solusi yang terbaik. Apakah solusi dilakukan melalui pansus Jiwasraya, pada Januari 2020 nanti akan diputuskan,” tegas Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Karena itu menurut politisi PKB ini, yang harus menjadi prioritas adalah pelunasan pembauaran para nasabah asuransi Jiwasraya itu sendiri.

PT. Jiwasraya diketahui memiliki total ekuitas atau selisih aset dan kewajiban minus Rp 23,92 triliun. Angka tersebut berasal dari jumlah aset per kuartal III/2019 Rp 25,6 triliun, sedangkan utangnya mencapai Rp 49,6 triliun.

Selain itu, kerugian Jiwasraya per September 2019 mencapai angka Rp 13,74 triliun. Sedangkan, perusahaan BUMN ini juga memiliki total kewajiban klaim asuransi sebesar Rp 16,3 triliun.

Bahkan anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menyebutnya, itu bukan kerugian lagi, melainkan ‘perampokan’ BUMN. Untuk itu, Dirutnya harus bertanggungjawab dengan mecekal ke luar negeri.

“Total utang Jiwasraya hingga mencapai Rp 49,6 triliun bukanlah utang biasa. Utang sebesar itu bukan maling, tapi perampokan. Direksi harus bertanggung jawab dan Dirut yang lama harus dicekal,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top